* SELAMAT DATANG DI SEKAWAN SERVIS ELECTRONIC * SERVIS:TV,COMPUTER,DVC,Ampli fier dll. * Spesialis Kulkas,AC Rumah, AC mobil dan Mesin Cuci. * Alamat: Taraman Sidoharjo Sragen *

Sekawan Servis Pendingin

Komponen pada Kulkas

On 0 komentar


A. Kompresor
Kompresor merupakan bagian terpenting di dalam kulkas . Apabila di analogikan dengan tubuh manusia, kompresor sama dengan jantung yang berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh. Begitu juga dengan kompresor, berfungsi memompa bahan pendingin keseluruh bagian kulkas . 
Gambar 5. Kompresor
Kompresor Hermetik:
  • a. rotor
  • b. stator
  • c. silinder
  • d. poros engkol
  • e. saluran isap
  • f. saluran pengeluaran refrigerant
  • g. sambungan
  • h. termina
Gambar 6. Bagian dari Kompresor Hermetik

B. Kondensor
Kondensor adalah alat penukar kalor untuk mengubah wujud gas bahan pendingin pada suhu dan tekanan tinggi menjadi wujud cair. Jenis kondensor yang banyak digunakan pada teknologi kulkas saat ini adalah kondensor dengan pendingin udara. Yang digunakan pada sistem refrigrasi kulkas kecil maupun sedang. Kondensor seperti ini memiliki bentuk yang sederhana dan tidak memerlukan perawatan khusus. Saat lemari es bekerja kondensor akan terasa hangat bila dipegang.

Gambar 7. Kondensor

C. Filter.
Filter ( saringan ) berguna menyaring kotoran yang mungkin terbawa aliran bahan pendingin setelah melakukan sirkulasi. Sehingga tidak masuk kedalam kompresor dan pipa kapiler. Selain itu , bahan pendingan yang akan disalurkan pada proses berikutnya lebih bersih sehingga dapat menyerap kalor lebih maksimal.
Gambar 8. Filter
D. Evaporator.
Evaporator berfungsi menyerap panas dari benda yang di masukkan kedalam kulkas. Kemudian evaporator menguapkan bahan pendingin untuk melawan panas dan mendinginkannya. Sesuai fungsinya evaporator adalah alat penguap bahan pendingin agar efektif dalam menyerap panas dan menguapkan bahan pendingin, evaporator di buat dari bahan logam anti karat, yaitu tembaga dan almunium.
Gambar 9. Evaporator
E. Thermostat.
Thermostat memiliki banyak sebutan antara lain temperatur kontrol dan cool control. Apapun sebutannya, thermostat berfungsi mengatur kerja kompresor secara otomatis bedasarkan batasan suhu pada setiap bagian kulkas. Thermostat biasanya disebut saklar otomatis yang bekerja berdasarkan pengaturan suhu. Jika suhu evaperator sesuai dengan pengatur suhu thermostat, secara otomatis thermostat akan memutuskan listrik ke kompresor. 
Gambar 10. Thermostat
F. Heater.
Hampir keseluruan kulkas nofrost dan sebagian kecil kulkas defrost dilengkapi dengan pemanas ( heater ). Pemanas berfungsi mencairkan bunga es yang terdapat di evapurator . Selain itu pemanas dapat mencegah terjadinya penimbunan bunga es pada bagian rak es dan rak penyimpan buah di bawah rak es. 
Gambar 11. Heater
G. Fan motor.
Fan motor atau kipas angin berguna untuk menghembuskan angin . pada kulkas ada dua jenis fan
  1. fan motor evaporator
    Berfungsi menghembuskan udara dingin dari evaporator keseluruh bagian rak ( rak es , sayur ,dan buah ). 
  2. fan motor kondensorKipas angin ini diletakkan pada bagian bawah kulkas yang memiliki kondensor yang berukuran kecil. Kipas angin ini berfungsi mengisap atau mendorong udara melalui kondensor dan kompresor. Selain itu berfungsi juga untuk mendinginkan kompresor.
Gambar 12. Fan Motor

H. Overload motor protector
Adalah komponen pengaman yang letaknya menyatu dengan terminal kompresor. Cara kerjanya serupa dengan sekering yang dapat menyambung dan memutus arus listrik. Alat ini dapat melindungi komponen kelistrikan dari kerusakan, akibat arus yang dihasilkan kompresor melebihi arus acuan normal. 
Gambar 13. Overload motor protector
I. Bahan Pendingin (Refrigerant).
Refrigerant adalah zat yang mudah diubah wujudnya dari gas menjadi cair, ataupun sebaliknya. Jenis bahan pendingin sangat beragam. Setiap jenis bahan pendingin memiliki karakteristik yang berbeda.
 
Gambar 14. Refrigerant
Persyaratan Bahan Pendingin (Refrigerant)
  1. Tidak beracun, berwarna dan berbau
  2. Bukan termasuk bahan yang mudah terbakar.
  3. Bukan penyebab korosif
  4. Dapat bercampur dengan minyak pelumas kompresor
  5. Memiliki struktur kimia yang stabil
  6. Memiliki titik didih yang rendah
  7. Memiliki tekanan kondensasi yang rendah
  8. Memiliki tingkat penguapan yang rendah
  9. Memiliki kalor laten yang rendah
  10. Memiliki harga yang relatif murah.
 


0 komentar:

Poskan Komentar