* SELAMAT DATANG DI SEKAWAN SERVIS ELECTRONIC * SERVIS:TV,COMPUTER,DVC,Ampli fier dll. * Spesialis Kulkas,AC Rumah, AC mobil dan Mesin Cuci. * Alamat: Taraman Sidoharjo Sragen *

Sekawan Servis Pendingin


Dalam hal pengisian freon kulkas ini tidak sama pada pengisian freon air conditioner, pada saat pengisiian freon kulkas di perlukan ketelitian dan hati-hati karena pada sistem kukas ini terdapat pipa kapiler yang lebih kecil ukurannya dari pipa kapiler AC bila salah dalam pengisian freon kulkas bisa mengakibatkan kebuntuan freon pada pipa kulkas. nah bagaimana cara pengisian freon pada kulkas sesuai prosedur yang biasa di lakukan tukang service kulkas. 

Alat alat yang di perlukan untuk mengisi freon kulkas 
1. Siapkan freon kulkas R-134a atau MC 134 (produk MUSIcool) 
2. Manifold gauge 
3. Mesin Vakum 
4. Methyl (cairan pembersih kulkas) 
5. Mesin Las/ hicook tabung 6. Tang Amper Perlekapan untuk mengisi freon kulkas sudah siap tinggal prakteknya... 
1. Pasang selang manifold warna kuning pada mesin vakum dan selang manifold warna biru pada pentil kompresor kulkas. " kompresor yang akan di isi freon harus di vakum dahulu untuk mendapatkan hasil yang maksimal pada proses pendingin nya karena bila tidak di vakum terlebih dahulu kulkas tidak bisa dingin dan kompresor akan cepat panas, lakukan pemakuman kompresor kulkas sama halnya dengan cara memvakum kompresor AC" 
2. Setelah prose pemvakuman pada kompresor selesai +30 menit dan penunjuk pada meter menunjuk di bawah 0 psi / -30psi kompresor sudah siap di isi freon kulkas, pasang selang manifold warna biru pada pentil kompresor *pipa pengisiian freon* dan selang warna kuning pada tabung freon kulkas.

3. Harap di perhatikan pada saat mengisi freon kulkas jangan terlalu membuka full kran manifold bukalah pelan-pelan dan sedikit demi sedikit *buka tutup kran* jangan melebihi batas 10 psi 
4. Pada saat pengisiian berjalan sambil di check pada body kulkas rasakan kehangatannya pada sisi kulkas, bila sisi kulkas terlalu panas jangan di teruskan pengisiannya "STOP ", periksa kembali jalur pipa kapiler dan strainer. Bila sisi kulkas teransa hangat hangat kukuLANJUTKAN isi freonya, kulkas hangat pada sisi l;uar menandakan sirkulasi freon pada kulkas normal. 
5. Pasang tang amper meter pada kabel kompresor untuk melihat ampere nya sesuaikan amper meter seperti yang tertera di balik kulkas (name plat)ampere kulkas biasanya 0,5 hingga 0,9 ampere tergantung besar kecilnya kulkas. bila ampere kompresor sudah melewati batas standart berarti kompresor sudah lemah.

6. Bila freon kulkas sudah mencapai tekanan 10psi *dengan alat ukur freon* tutup kran pada tabung freon kulkas dan kran manifold gauge. Untuk memastikan apakah pengisisan freon ini berhasil matikan kulkas dulu dan perhatikan jarum pada manifold gauge. 
7. Jarum manifold gauge pada saat kulkas di matikan angka menunjuk pada angka 50 psi hingga 100 psi., berarti sirkulasi freon berjalan dengan baik namun bila jarum pada manifold tidak berubah (tetap pada angka 10 psi) berarti sirkulasi freon tidak normal, buang freon nya dan lakukan kembali dari awal. 
8. Setelah kulkas di matikan dan tekanan freon di lihat normal pada manifold gauge nyalakan kembali kulkas tapi ingat setelah 5 s/d 10 menit baru kulkas tersebut boleh di hidupkan. *aturan baku dari pabrikan kompresor kulkas* Sebelum kulkas di isi freon lakukan flushingterlebih dahulu setelah itu di vakum dan baru di lanjut isi freonya, Saat pengisian freon kulkas di butuhkan kesabaran dan rilex sambil nyeruput kopi dan menikmati hidangan yang di sajikan pemilik kulkas. Bila ada kesulitan dalam melakukan pengisian freon kulkas kami siap membantu anda.. "siap melayani 24 jam, Damai itu indah" kata Pak Pulisi *damai yang bagaimana nihh...??*


Bila anda tidak mengetahui besarnya kapasitas compressor/pk lemari es yg akan anda ganti, sebaiknya anda mencatat kode/type lemari es tersebut lalu anda tanyakan pada showroom merk lemari es tersebut.
bila compressor yg akan anda ganti kapasitasnya kebesaran atau kekecilan akan membuat kinerja lemari es tersebut bekerja tidak maksimal.
perlu juga anda ketahui pengisian freon pada lemari es, tidak semudah melakukan pengisian freon pada ac split.

 
ini dikarenakan lemari es menggunakan pipa kapiler yg ukurannya berbeda dengan pipa kapiler yg digunakan pada ac split dan ac window.
dengan pipa kapiler yg berukuran kecil membuat rentan terhadap kebuntuan aliran freon jika ada kotoran yg terbawa pada saat freon mengalir.
ganti strainer dan pipa kapiler dengan yg baru bila anda ingin mengganti compressor yg rusak dengan compressor yg baru.

alat yg dibutuhkan untuk mengganti compressor lemari es adalah:

1. alat-alat pengelasan yaitu tabung lpg dan tabung oksigen.
2. manifold.
3. freon 12 atau freon 134A tergantung pada data spesifikasi yg ada pada lemari es.
4. pentil pengisian freon.
5. perak/kawat las tembaga.
6. pemotong pipa/cutter
7. flare-nut/flereng
8. tools/kunci perkakas

compressor lemari es ada dua macam yaitu:
1. compressor piston
2. compressor rotary
compressor piston banyak dipakai pada lemari es satu pintu dan dua pintu, tapi pada lemari es dua pintu ada juga yg memakai compressor jenis rotary.
dalam hal kwalitas sudah jelas compressor jenis pistonlah yg paling handal dibandingkan dengan compressor jenis rotary.

saya pernah mengganti compressor lemari es dengan jenis rotary, pada hari pertama sampai hari ketiga, lemari es tidak ada masalah(dalam keadaan dingin/normal).
pada hari keempat lemari es mengalami kebuntuan aliran freon pada pipa kapiler yg menyebabkan compressor rotary mengalami kerusakan pada bagian klep compressor.

mau tidak mau saya harus mengganti compressor yg rusak itu dengan compressor yg baru kembali.
tapi tidak saya ganti dengan type compressor yg sama, saya menggantinya dengan compressor berjenis piston walaupun saya harus membuat dudukan tambahan karena ruang dudukan compressor rotary yg begitu sempit.
karena compressor rotary pada lemari es berbentuk tabung dan berposisi horizontal dalam penempatannya.

compressor piston pada lemari es, pipa keluarannya ada yg tiga buah dan lima buah.
adapun pipa-pipa yg keluar tiga buah adalah:
- satu pipa tekan/discharge.
- satu pipa hisap/suction.
- satu pipa untuk pengisian freon.

pipa-pipa yg keluar lima buah adalah:
- satu pipa tekan/discharge
- satu pipa hisap/suction
- satu pipa untuk pengisian freon.
- dua pipa untuk pendinginan oli compressor yg terletak pada bagian bawah compressor.

sebelum kita melepaskan compressor yg rusak yaitu dengan cara memanaskan sambungan pipa tekan dan sambungan pipa hisap dengan menggunakan alat pengelasan.
dan sebelum anda melakukan pelepasan pipa yg berada dibagian compressor, cabut kabel-kabel yg menuju ke compressor dan pastikan freon pada sistem pendingin/lemari es, sudah anda buang !!! semuanya.
yaitu dengan cara memutuskan ujung dari pipa ukuran 1/8 (panjang sekitar 10 cm) yg berada pada strainer atau membuangnya lewat pentil pengisian freon.

setelah compressor terlepas dari dudukannya pasang compressor yg baru, bila compressor yg anda ganti menggunakan starting capassitor berarti ada tiga kabel yg menuju ke terminal compressor, jika tidak menggunakannya berarti hanya dua kabel yg menuju ke compressor.
saya sarankan sebelum melakukan pengelasan, coba dulu menjalankan compressor.
sebab bila ujung pipa sudah di las, compressor mengalami kerusakan/macet kita tidak dapat menukarnya kembali.

bila compressor dapat beroperasi barulah anda melakukan pengelasan pada pipa tekan dan pipa hisap.
bila jalur pipa tekan terbuat dari besi, sewaktu anda mengelas pergunakan boraks agar jalur pipa tekan dapat menyatu dengan pipa tekan tembaga yg keluar dari comppressor.

setelah pengelasan pipa hisap dan pipa tekan sudah selesai, beralih pada pengelasan pentil pengisian freon.
sewaktu melakukan pengelasan pentil, buka pentil agar seal/karet tidak meleleh terkena hantaran panas, setelah terpasang dan lap dengan kain basah agar hawa panas pada pentil menghilang, setelah itu pasang kembali pentil seal dan kencangkan.

beralih ketahap pemasangan strainer, terserah anda mau memakai strainer isi silica gel atau strainer kosong/tanpa isi silica gel.
strainer, lubang pengeluaran untuk pipa kapiler ada yg 2 lubang dan 1 lubang (yg dua lubang satunya buat vakum, pasang kapiler 10 cm dan ujungnya biarkan terbuka jgn dilas.)
bila pipa kapiler yg berada pada lemari es anda tidak dapat diganti/heat exchanger (pipa kapiler berada didalam jalur pipa hisap/suction) dan pipa kapiler mengalami kebuntuan, anda dapat menggantinya dengan cara melepaskan evaporator yaitu dengan cara memanaskan dengan alat las, tapi sebelumnya luruskan pipa kapiler agar lebih mudah menarik evaporator keluar.

pada type lemari es jaman sekarang jalur pipa suction/hisap dan kapiler dipress didalam body lemari es tersebut.
bila anda ingin mengganti pipa kapiler bisa lewat jalur pembuangan air atau membolongi body kulkas dengan bor listrik, tapi hati-hati jangan sampai mengenai pipa condenser.
jadi jalur pipa suction dan pipa kapiler berada diluar body lemari es.

setelah strainer dan pipa kapiler terpasang/sudah dilas, vakum lemari es dengan mesin vakum sampai angka 30" bila anda tidak mempunyai mesin vakum, lakukan vakum melalui lubang strainer.
bila sudah divakum dan jarum pada manifold tidak naik keatas berarti tidak ada kebocoran pada sambungan pipa dicompressor, strainer dan pipa kapiler yg baru saja anda las.
tapi bila jarum manifold masih naik keatas berarti masih ada kebocoran, cari sampai ketemu kebocoran tersebut.
cara penggunaan manifold sudah saya pernah tulis, silahkan baca terlebih dahulu yg belum mengerti cara penggunaan manifold.

setelah tidak ada ruang kebocoran, operasionalkan lemari es, buka kran manifold pada meter biru kearah kiri sambil melihat jarum yg ada pada manifold dan isi freon secara perlahan-lahan sampai jarum menunjukan angka 20 psi, kemudian stop. (lakukan berulang-ulang jangan langsung isi sampai 20 psi agar compressor tidak cepat panas) chek juga ampere compressor dengan clamp meter/tang ampere.

liat sudah berapa tekanan freon yg sudah kita isi, sambil mendengarkan apakah ada desiran aliran freon dievaporator.
bila ada berarti aliran freon berjalan lancar, isi kembali sampai evaporator rata dipenuhi salju(ini untuk lemari es satu pintu)
untu lemari es dua pintu kita bisa melihatnya dari hembusan fan motornya dibagian pintu atas bila sudah mengeluarkan kabut berarti proses pendinginannya sudah maksimal.

untuk pengisian freon lemari es tidak dapat dilakukan secara cepat dan mudah seperti mengisi freon pada ac split dan dibutuhkan kesabaran bila ternyata setelah kita isi satu jam kemudian aliran freon mengalami kebuntuan.
untuk mengetahui lemari es yg mengalami kebuntuan, sewaktu kita melakukan pengisian freon dan manifold sudah menunjukan tekanan 10 psi lalu cabut steker lemari es dan lihat apa jarum manifold naik keatas melebihi dari 10 psi?
bila jarum dapat naik keatas berarti aliran freon pada sistem berjalan lancar.

Dilihat dari awal penggunaan Freon R134a dan karateristik yang membedakan Freon R134a dengan R12, sbb:
Pada tahun 1985-1988 dipublikasikan tentang ditemukannya fenomena perusakan lapisan ozon yang salah satunya disebabkan oleh penggunaan freon (refrigerant) R12 pada sistem AC Mobil. Dari sini berkembang untuk mengatur penggunaan dan jadwal produksinya sehingga semaksimal mungkin tidak lagi menggunakan freon R12 pada mobil-mobil yang diproduksi sejak 1989, maka dibuatlah freon pengganti R12 tadi, yaitu R134a dengan tetap memiliki sifat yang sama dengan R12 yaitu antara lain:
- Merupakan senyawa kimia utama yang stabil untuk membawa panas dan tidak mudah terbakar.
- Memiliki karakteristik tidak berbau, tidak berwarna dan tidak bersifat korosif juga tidak beracun.
Pada freon R134a dibuat agar seminimal mungkin tidak menipiskan lapisan ozon
Untuk karakter ukuran Molekul nya :
FREON R12
R12 : Karakter Molekul R12 (CCI2F2), diameter = 4,4Å
FREON R134a
FREON R134a
R134a : Karakter Molekul R134a (HC2HCF3), diameter = 4,2Å
jadi akan terlihat perbedaan karakter molekul R134a yang lebih kecil dibanding R12.
Sehingga spareparts yang digunakan juga akan mengalami penyesuaian bentuk, ukuran dan ciri-ciri yang dimiliki Freon R134a.
Sparepart yang mengalami penyesuaian seperti :
1. MAGNET CLUTCH
MAGNET CLUTCH
Tekanan pada suhu tinggi R134a lebih tinggi dari R12, sehingga kompresor butuh tenaga lebih besar untuk mengkompresi freon. Sehingga butuh model Magnetic Clutch yang berdaya kerja lebih baik dan kuat, selain itu rotor dan bearing pun dibuat spek yang lebih baik dari sistem sebelumnya.
Kalau magnet clutch tidak disesuaikan akan mengkaibatkan sistem tidak akan bekerja dengan maksimal.

2. RECEIVER DRYER / FILTER AC
FILTER DRYER
FILTER DRYER
Sampai sekarang isi receiver dryer menggunakan Silica-Gel untuk menghilangkan uap air, sehingga untuk R134a dibutuhkan Silica-Gel yang lebih banyak. Untuk memisahkan air pada R134a digunakan Zeolite untuk menggantikan Silica-Gel.
3. HOSE / SELANG ( SELANG TEKANAN RENDAH - SELANG TEKANAN TINGGI )
HOSE / SELANG AC
Sampai saat ini selang tekanan tinggi dan rendah menggunakan NBR ( Nitrile Butadiene Rubber ). Jika tetap digunakan selang R12 untuk sistem R134a akan menyebabkan kebocoran freon pada selang High Press atau Low Press. Dengan demikian selang pada high press dan low press dianjurkan juga 
OLI KOMPRESOR
OLI KOMPRESOR
4. OLI KOMPRESOR
Oli kompresor R12 tidak dapat larut dengan freon R134a sehingga tidak dapat bersirkulasi dengan baik. Ini akan menyebabkan kerja kompresor tidak maksimal dan akan mengakibatkan umur kompresor menjadi pendek/cepat rusak.
Oli kompresor R12 adalah ND-OIL6 (mineral oil) atau ND-OIL7
Oli kompresor R134a adalah ND-OIL8 (synthetic oil) atau ND-OIL9
Pada umumnya di setiap kompresor tertera stiker yang menunjukkan jenis oli kompresor yang seharusnya dipakai.
5. EXPANSION VALVE / EVAPORATOR PRESSURE REGULATOR (EPR) / KATUP EXAPANSI
EXPANSI AC MOBIL
EXPANSI AC MOBIL
Akibat tekanan yang lebih tinggi maka bukaan klep pada expansion valve dan EPR juga disesuaikan sehingga kapasitas pendinginan yang dihasilkkan akan sama seperti dingin yang dihasilkan saat menggunakan R12.
6. SEAL ORING / SEAL PENYEKAT
SEAL AC MOBIL
SEAL AC MOBIL
Pada sistem AC R12, digunakan NBR ( Nitrile Butadiene Rubber ) sebagai bahan dasar penyekat/seal termasuk O-Ring, Lip-Seal pada kompresor dan selang-selangnya.
Sialnya, NBR ini larut dengan freon R134a karena akan mengembang dan membusa.
Sistem R134a menggunakan RBR (Rubber in Behalf of R134a), jadi bisa dibilang karet sealer khusus R134a.
Secara fisik O-Ring untuk R134a lebih tebal (gemuk) ketimbang R12.
7. SISTEM SAMBUNGAN PIPA / NEPEL / FITTING / SOKET
SISTEM SAMB PIPA
SISTEM SAMB PIPA
Sistem penyekatan pada sambungan selang/pipa pun berbeda antara sistem R12 dengan R134a.
Hingga perubahan pada katup/socket pengisian freon pun berubah.
8. PRESSURE SWICTH ( HIGH PRESS SWITCH - LOW PRESS SWITCH )
PRESSURE SWITCH
PRESSURE SWITCH
Dari hal-hal di atas sudah terlihat bahwa tekanan dalam sistem R134a lebih besar dari R12, tentunya Pressure Switch yang dipakai untuk ON/OFF kompresor perlu berubah juga.
9. KONDENSOR
KONDENSOR
KONDENSOR
Pada sistem R134a, tekanan pada sisi tekanan tinggi lebih besar ketimbang R12, sehingga terlihat perubahan bentuk pada fin/ sirip-sirip yang dibuat lebih rapat dengan tube yang lebih tipis/ramping agar dapat melepas radiasi panas lebih baik.
Jadi dari uraian di atas , maka kesimpulan yang diperoleh adalah :
1.Untuk dapat menggunakan Freon R134a, maka spareparts yang disebut di atas harus dirubah terlebih dahulu untuk mencegah kerusakan dalam sistem AC Mobil.
2.Sistem AC Mobil R12 tidak dapat diganti begitu saja dengan mengisi Freon R12 dengan Freon R134a.
3.Ada spareparts R12 yang tidak dapat diganti begitu saja dengan spareparts R134a.
4.Kalo ada saran untuk mengisi Freon R134a ke sistem R12 tanpa ada perubahan spareparts pada sistem AC diatas maka dianjurkan untuk tidak dilakukan, karena resiko kerusakan pada sistem AC Mobil sangat besar sekali


Berapa kali ngisi Freon di tukang ac, hasilnya kurang maximal.

Setelah ngubek2x di Google, akhirnya bisa disimpulkan cara mengisi Freon R12 yang benar.

Sediakan alat
1. manifold gauge (alat pembaca tekanan rendah dan tinggi)
2. tabung Freon R12.


Perhatikan langkah berikut.
1. Pada Manifold Gauge, terdapat 3 selang. Warna kuning yang di tengah terhubung ke Tabung Freon, Warna Biru terhubung ke Low Pressure Pentil (Pentil yang dekat dengan selang ac yg dingin saat ac dinyalakan), dan selang terakhir berwarna merah terhubung ke High Pressure Pentil (selang yg menuju kondenser di bagian depan mobil, yg biasanya dekat dengan radiator dan juga didinginkan dengan kipas elektrik).
2. Pastikan semua valve dalam keadaan tertutup, lalu hubungkan tiap selang ke portnya masing2x.
3. Buka sedikit valve dari tabung, lalu longgarkan sedikit mur selang kuning yang menempel ke Manifold gauge. Tunggu sampai terdengar bunyi Hiss selama 4 detik. Tujuannya untuk membuang udara yang ada dalam selang kuning dan menggantinya dengan Freon.
4. Tutup/rapatkan kembali mur pada selang kuning di manifold gauge tadi, dan tutup juga valve pada tabung freon.
5. Nyalakan mesin dan ac pada setting fan yg paling cepat dan suhu yang paling rendah / dingin dalam keadaan jendela terbuka.
6. Setel engine hingga running pada rpm 1100 sampai 1500.
7. Buka ke 2 valve manifold (Low dan High) hingga terbaca penunjukkan.
8. Idealnya, Tekanan rendah maximum 40 PSI, tekanan tinggi maximum 225 PSI.
9. Jika kurang, berarti freon harus ditambah.
10. Tutup kembali semua valve, lalu buka sedikit valve tabung.
11. Buka Valve Biru atau low pressure -disinilah proses pengisian froen berlangsung. Tunggu sesaat sampai penunjukkan akan naik dan terbaca 35 (hingga 40) PSI.
12. Dengan mesin tetap menyala, tutup valve low press dan tutup valve tabung.
13. Buka kembali ke 2 valve low and high. Step ini dalah prose pembacaan penunjukkan, jika high pressure belum mencapai 200 PSI, ulangi langkah 10.
14. Begitu seterusnya sampai pembacaan maximal pada point 8.
15. Jika terjadi ketidak sesuaian pembacaan antara Low and High, berarti ada sistem yang tdk bekerja sempurna, indikatornya bisa baca di
 >< pencelasan pengisian freon;
1. Untuk tabung dengan isi Liquid freon, sebaiknya tabung direbahkan atau dibalik saat pengisian.
2. Sebaiknya setelan suhu paling dingin (bisa diputar maximal dari thermostat yg dipasang dekang evaporator ac). Tujuannya agar saat proses pengisian berlangsung, ac tetap hidup terus, tdk mati karena terputus oleh Thermostat. Dan itu juga salah satu alasan kenapa Jendela atau pintu sebaiknya di buka.
3. Pengisian sebaiknya dilakukan dengan bukaan valve tabung yg kecil saja, hingga freon yang masuk sedikit demi sedikit (bukan sekaligus). 
Tidak tahu persis alasannya, mungkin supaya Kompresor tdk mendadak bekerja berat akibat mendapat tekanan yang langsung besar.





>< Di bawah ini adalah normal mobil dengan pembacaan tekanan AC 134a.
pembacaan normal pada sisi tinggi dan rendah dengan OFF AC (tekanan statis) - Tergantung pada temperatur luar, tetapi biasanya adalah antara 80-105 PSI
Normal rendah sisi membaca dengan AC pada kecepatan tinggi dan MAX & mesin di 800-1000 RPM's - Kisaran 25-35 PSI - Perhatikan bahwa pada banyak produk Chrysler pembacaan normal pada sisi rendah dapat 15-25 PSI
Normal tinggi berkisar membaca sisi 200-350 PSI

Tahukah anda sebenarnya Ac didalam kendaraan kita bukan menghasilkan udara dingin ? tapi sebenarnya menghisap hawa panas dari dalam mobil kita.....Bingung ??? mudah2an setelah membaca lebih lanjut akan ada pencerahan......


Seperti kita ketahui Ac merupakan komponen yang mengatur temperature udara di dalam kabin mobil kita. AC bekerja dengan beberapa komponen utama antara lain :
  1. Freon
  2. Kompresor
  3. Kondensor
  4. Expansion Valve
  5. Evaporator
  6. Drier/accumulator

Freon 

Freon merupakan fluida kerja dalam sistem pendinginan AC, Freon adalah jenis fluida refrigant, dipilih karena sifatnya yang dalam tekanan normal (1atm), berwujud gas, dapat dikompresi dan dapat berubah wujud menjadi cair dalam keadaan terkompresi. (bayangin gas di tekan....akhirnya jadi cair karena tertekan..)

Kompresor

Sesuai namanya kompresor bertugas sebagai penekan. Apa yang ditekan ? ya itu fluida kerja dalam hal ini freon. Karena kompresor cara kerjanya mirip dengan kompresi pada mesin mobil yaitu menekan bahan bakar pada ruang kompresi, maka kompresor pada umumnya terdiri dari piston dan ringpiston. (ada juga yang sistem rotary). Nah karena isinya piston dan ring piston maka yang di kompresi haruslah freon dalam wujud GAs..kalau cair bisa kejadian water hammer pada bengkok semua..dan patah ring sehernya....
Kompresor di gerakkan oleh mesin dengan penghubung belt.

Kondensor

Kondensor : kalau diterjemahin kondensor artinya pengkondensasi 
kondensasi artinya perubahan dari wujud gas menjadi wujud cair. Lagi-lagi pemeran utamanya dalam hal ini adalah freon.
Bentuknya mirip radiator, letaknya biasanya didepan radiator mesin.

Expansion Valve

Valve expansi berfungsi untuk mengekspansi fluida kerja sehingga bertekenan rendah...

Dibayangkan kalau kita naik motor, udah padat, banyak asap, panas terik, motor senggol2an (penuh tekanan)..ketemu bottle neck..(jalan menyempit) terus lewatin jalan sempit itu ketemu jalan lebar....lega rasanya dan tekanan pasti menurun..tingkat stress pasti rendah...
digambarkan ilustrasinya dari sisi merah ke biru pada gambar di atas.
Jadi fungsinya : bukan obat stress tapi menurunkan tekanan fluida kerja.

Evaporator

Evaporator ini sesuai dengan namanya berarti komponen yang melakukan penguapan, lagi-lagi tetap freon yang menjadi tokoh utama film berdurasi pendek ini..freon akan berubah wujud dari cair menjadi uap kembali. Nah disinilah bagian yang membuat kabin jadi dingin..oleh karena itu evaporator terletak didalam kabin kendaraan kita.

Drier/ Accumulator

Berfungsi sebagai penyaring segala jenis kotoran yang mungkin terikut dengan aliran freon, menjaga agar tidak ada uap air yang ikut dalam aliran freon, dan yang paling penting memastikan freon yang masuk ke dalam kompresor dalam wujud gas bukan cair (untuk menghindari terjadinya waterhammer). 

Nah sudah kenalan sama tokoh2 utamanya sekarang mari kita lihat filmnya.


Sumber : http://www.mbautoaircon.com
Kerja Ac dimulai dengan kompresi freon dalam bentuk gas..freon pada temperatur ruangan dan tekanan ruangan normal berwujud gas, freon ini masuk ke ruang kompresi kompresor mengalami tekanan, ditekan hingga 10kpa (cmiiw), pada proses penekanan freon pasti mengalami pemansan..sehingga meskipun dalam tekanan tinggi freon masih berwujud Gas.

Kemudian freon dalam wujud gas yang bertekanan tinggi ini dialirkan masuk ke kondensor, didalam kondensor Freon temperatur tinggi ini di dinginkan sehingga terjadi kondensasi dimana freon dalam bentuk gas akan berubah wujud menjadi cair. [Sama halnya seperti kita menaruh Gelas berisi air dingin..nanti udara/uap air sekitar yang tadinya berwujud gas berubah menjadi cairan yang menempel pada dinding gelas..], ingat freon dalam tekanan tinggi sehingga sedikit pendinginan(dengan extrafan) saja sudah dapat mencairkan freon.

kalau sudah berwujud cair maka freon sudah siap digunakan dalam proses pengendalian temperatur kabin....
Masuklah freon kedalam expansion valve, Disini freon bertekanan tinggi tadi dialirkan sehingga menjadi bertekanan rendah...namun masih dalam wujud cair. Freon bertekanan rendah dan berwujud cair ini lah yang masuk ke dalam ruang evaporator.

Nah seperti kita ketahui pada tekanan rendah (tekanan ruangan) maka freon itu wajib berwujud gas, Supaya cairan dapat berubah menjadi gas maka perlu pemanasan (seperti masak air dari air menjadi uap butuh panas dari api) Nah freon sama... perlahan2 di ruangan jalur evaporator, freon itu menghisap panas dari luar ruangan sehingga mereka bisa menguap dan berubah menjadi gas kembali. 

Karena Panas udara sekitar kabin di ambil oleh freon maka yang kita rasakan adalah udara sejuk yang dingin.......

lah drier kapan actingnya??? nah ada dua sistem yang berbeda mengenai drier ini, ada yang bekerja sebelum masuk expansion valve untuk memastikan bahwa freon yang masuk ke evaporator dalam bentuk cair semua, ada juga yang bekerja setelah evaporator untuk memastikan bahwa semua output dari evaporator yang masuk kembali ke kompresor sudah dalam wujud GAS...
tipe yang terakhir ini yang sering ditemukan dalam sistem AC pada mobil



Cara Kerja AC
AC mobil terdiri dari beberapa bagian yang cara kerjanya saling berhubungan satu dengan yang lainnya, adapun bagian-bagian Ac tersebut adalah sebagai berikut :




1. Compresor
2. Condensor.
3. Filter Dryer.
4. Katup expansi.
5. Evaporator.

1. Compresor.
Compresor adalah jantung dari system peredaran AC mobil dan tugas compresor adalah untuk menjalankan freon ke seluruh bagian AC mobil serta menghisapnya kembali. Pada bagian ini compresor memiliki 2 fungsi yakni memberikan tekanan dan menghisapnya kembali tekanan yang telah diberikan dari saluran tekan.

Jika compresor sudah lemah maka udara yang keluar dari AC akan terasa kurang dingin, dan itu akan dapat dilihat dari alat bantu untuk melihat tekanan pada AC (manometer). 

Jika compresor masih baik atau masih layak pakai maka tekanan pada manometer untuk hisap berkisar antara angka 25-35PSi, dan pada bagian tekan berkisar antara angka 200-250PSi. Adapun compresor yang saat ini beredar di pasaran tanah air terdapat 2 merk ternama yaitu Denso (ND), dan Sanden (SD).

2. Condensor
Condensor adalah bagian dari system sirkulasi AC mobil setelah compressor, bagian ini berfungsi untuk mendinginkan freon yang akan dialirkan kedalam evaporator, dan prinsip kerja condensor ini adalah menghisap dingin untuk mengeluarkan panas, maka bagian condensor ini jika disentuh dengan tangan akan teras panas.

Pada bagian condensor ini freon yang tadinya berbentuk uap dan ditekan oleh compresor akan berubah menjadi cair. ini disebabkan karena freon mengalami proses kondensasi atau pendinginan.

3. Filter Dryer
Setelah condensor, freon akan melalui tahap penyaringan sekaligus pengeringan dari uap air, untuk tugas ini alat yang berfungsi adalah filter dryer. Filter dryer ini bagian yang cukup penting dalam system sirkulasi pada AC mobil, 

karena alat ini berfungsi menyaring semua kotoran yang ada pada system, oleh karena itu disarankan untuk mengganti filter dryer pada saat kendaraan anda mencapaijaarak tempuh 20.000 km.

Apa yang akan terjadi jika filter dryer tidak diganti pada waktunya?

Jika filter dryer sudah usang dan sudah terlalu banyak menampung kotoran, maka alat ini menjadi tidak berfungsi lagi sehingga seluru sistim sirkulasi akan dipenuhi oleh kotoran, sehingga akan mengakibatkan kerusakan pada compressor. waduh padahal compressor itu kan mahal......tapi jangan khawatir di pasaran ada bengkel AC yang menyediakan Compressor rekondisi/second, tapi anda harus hati-hati jangan mudah percaya pada penawaran bengkel-bengkel yang anda belum ketahui benar reputasinya...kecuali jika bengkel memberikan Garansi!! 

4. Katup Expansi
Alat ini berfungsi untuk merubah freon dari bentuk cair menjadi gas, umumnya jarang sekali ditemukan kerusakan pada alat ini, dan apabila terjadi kerusakan sudah dapat dipastikan bahwa ini disebabkan karena Filter Dryer sudah tidak berfungsi lagi alias usang.

Katup expansi pada umumnya memiliki 2 bentuk, yakni kotak/persegi dan satunya menyerupai bentuk siku. 

Untuk Expansi yang berbentu kotak/persegi pada umumnya lebih pendek usiapakainya, ini disebabkan pada bentuk ini tidak terdapat sensor sehingga jumlah Freon yang masuk kedalam evaporator tidak terkontrol.

Untuk Expansi yang berbentu siku pada umumnya memiliki usia pakai lebih panjang jika tidak tersumbat kotoran, itu disebabkan karena pada Expansi jenis ini memiliki sensor pada bagian belakang untuk mengatur jumlah banyaknya freon yang akan masuk ke Evaporator, sehingga dapat mencegah terjadinya pembekuan.

5. Evaporator
Evaporator adalah bagian pada Ac mobil yang berfungsi untuk mengeluarkan hawa sejuk ke dalam kabin mobil.

Prinsip kerja evaporator adalah menyerap hawa panas untuk mengeluarkan hawa dingin, atau kebalikan dari fungsi condenser. Jumlah panas yang diserap oleh evaporator harus sama dengan jumlah hawa dingin yang diserap oleg condenser. 


Jika tidak terjadi keseimbangan itu maka system AC mobil anda akan terasa kurang maksimal.

Pada umumnya evaporator dibersihkan dalam jangka waktu 1 tahun atau 20.000 km 

dan disertai dengan penggantian Filter Dryer.

Apa yang terjadi jika evaporator tidak dibersihkan pada waktunya?

Berikut ini adalah gejala akibat evaporator yang tidak terawat dengan baik :
1. Hembusan angin dari AC ke dalam kabin akan terasa kecil.
2. Tercium bau yang kurang sedap saat pertama kali AC dihidupkan.
3. Terjadi pembekuan pada Evaporator.
4. Selang-selang pada bagian evaporator mengalami keropos


Kali ini kita akan belajar untuk mengenal sistem kerja Kulkas atau pendingin pada kulkas lebih jauh.
Sistem kerja kulkas atau lemari es dimulai dari bagian kompresor sebagai jantung kulkas yang berfungsi sebagai tenaga penggerak. Pada saat dialiri listrik, motor kompresor akan berputar dan memberikan tekanan pada bahan pendingin. Bahan pendingin yang berwujud gas apabila diberi tekanan akan menjadi gas yang bertekanan dan bersuhu tinggi. Dengan wujud seperti itu, memungkinkan refrigerant mengalir menuju kondensor. Pada titik kondensasi, gas tersebut akan mengembun dan kembali menjadi wujud cair, Refrigerant cair bertekanan tinggi akan terdorong menuju pipa kapiler. Dengan begitu refrigerant akan naik ke evaporator akibat tekanan kapilaritas yang dimiliki oleh pipa kapiler. Saat berada di dalam evaporator, refrigerant cair akan menguap dan wujudnya kembali menjadi gas yang memiliki tekanan dan suhu yang sangat rendah. Akibatnya, udara yang terjebak di antara evaporator menjadi bersuhu rendah dan akhirnya terkondensasi menjadi wujud cair. Pada kondisi yang berulang memungkinkan udara tersebut membeku menjadi butiran-butiran es. Hal tersebut terjadi pada benda atau air yang sengaja diletakkan di dalam evaporator.
Kompresor
Kompresor merupakan bagian terpenting di dalam kulkas . Apabila di analogikan dengan tubuh manusia, kompresor sama dengan jantung yang berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh begitu juga dengan kompresor. Kompresor berfungsi memompa bahan pendingin keseluruh bagian kulkas .
Kondensor
Kondensor adalah alat penukar kalor untuk mengubah wujud gas bahan pendingin pada suhu dan tekanan tinggi menjadi wujud cair. Jenis kondensor yang banyak digunakan pada teknologi kulkas saat ini adalah kondensor dengan pendingin udara. Yang digunakan pada sistem refrigrasi kulkas kecil maupun sedang. kondensor seperti ini memiliki bentuk yang sederhana dan tidak memerlukan perawatan khusus .saat lemari es bekerja kondensor akan terasa hangat bila dipegang.
Filter
Filter ( saringan ) berguna menyaring kotoran yang mungkin terbawa aliran bahan pendingin yang keluar setelah melakukan serkulasi agar tidak masuk kedalam konpresor dan pipa kapiler. Selain itu , bahan pendingan yang akan disalurkan pada proses berikutnya lebih bersih sehingga dapat menyerap kalor lebih maksimal.
Evaporator
Evaporator berfungsi menyerap panas dari benda yang di masukkan kedalam kulkas, kemudian evaporator menguapkan bahan pendingin untuk melawan panas dan mendinginkannya. Sesuai fungsinya evaporator adalah alat penguap bahan pendingin agar efektif dalam menyerap panas dan menguapkan bahan pendingin, evaporator di buat dari bahan logam anti karat, yaitu tembaga dan almunium.
Thermostat
Thermostat memiliki banyak sebutan antara lain temperatur kontrol dan cool control. Apapun sebutannya, thermostat berfungsi mengatur kerja kompresor secara otomatis bedasarkan batasan suhu pada setiap bagian kulkas. Bisa dikatakan, thermostat adalah saklar otomatis berdasarkan pengaturan suhu. Jika suhau evaperator sesuai dengan pengatur suhu thermostat, secara otomatis thermostat akan memutuskan listrik ke kompresor.
Heater
Hampir keseluruan kulkas nofrost dan sebagian kecil kulkas defrost dilengkapi dengan pemanas ( heater ). Pemanas berfungsi mencairkan bunga es yang terdapat di evapurator . selain itu pemanas dapat mencegah terjadinya penimbunan bunga es pada bagian rak es dan rak penyimpan buah di bawah rak es.
Fan motor
Fan motor atau kipas angin berguna untuk menghembuskan angin . pada kulkas ada dua jenis fan
1. fan motor evaporator
Berfungsi menghembuskan udara dingin dari evaporator keseluruh bagian rak ( rak es , sayur ,dan buah ).
2. fan motor kondensor
kipas angin ini diletakkan pada bagian bawah kulkas yang memiliki kondensor yang berukuran kecil yang berfungsi mengisap atau mendorong udara melalui kondensor dan kompresor . selain itu berfungsi mendinginkan kompresor.
Overload motor protector
Adalah komponen pengaman yang letaknya menyatu dengan terminal kompresor. Cara kerjanya serupa dengan sekering yang dapat menyambung dan memutus arus listrik. Alat ini dapat melindungi komponen kelistrikan dari kerusakan arus akibat arus yang dihasilkan kompresor melebihi arus acuan normal.
Bahan Pendingin (Refrigerant)
Refrigerant adalah zat yang mudah diubah wujudnya dari gas menjadi cair, ataupun sebaliknya. Jenis bahan pendingin sangat beragam. Setiap jenis bahan pendingin memiliki karakteristik yang berbeda.
cara kerja kulkas
ref:berbagai sumbe