Menambahkan freon AC mobil bisa kita lakukan sendiri untuk mengembalikan kinerja nya supaya kembali optimal. Tetapi menambahkan refrigeran bukan satu-satu nya solusi untuk menyelesaikan masalah, mungkin sebelum nya kita harus melakukan pengecekan sistem dari kemungkinan ada nya kebocoran, kerusakan komponen atau sistem hanya kotor saja, beberapa macam alat-alat khusus sebelumnya juga harus kita persiapkan karena tanpa alat-alat ini pekerjaan mungkin akan percuma.
Untuk mendiagnosa AC kekurangan freon bisa kita gunakan alat yang bisa mengukur sisi tekanan rendah dan tinggi nya tekanan freon didalam sistem, alat yang dinamakan Manifold Gauge ini bisa kita beli di toko-toko penjual alat-alat pendingin, alat inilah satu-satu nya yang bisa membantu anda mengetahui AC kekurangan freon atau tidak, ada tiga selang dengan warna dan penghubung dengan ukuran berbeda untuk sistem R134a, hubungkan masing-masing selang sesuai warna, selang warna biru untuk sisi tekanan rendah, warna merah untuk sisi tekanan tinggi dan selang warna kuning untuk dihubungkan ke tabung freon.
Hubungkan masing-masing selang dengan benar supaya bisa kita ketahui tekanan pada masing-masing bagian, pembacaan yang normal ketika AC belum dihidupkan untuk sistem R134a biasanya sekitar
80-110 psi, ini tergantung juga pada ambient atau suhu atmosfir sehingga nilai yang saya sebutkan tadi merupakan nilai tekanan rata-rata, jika tekanan yang terukur di manifold kurang dari ukuran standar tadi berarti AC memang kurang freon, selanjutnya hidupkan mesin mobil dengan posisi AC dihidupkan, naikan putaran mesin pada 1000 - 2000 rpm atau sesuaikan dengan anjuran di buku manual nya pada masing-masing kendaraan dan pada kondisi ini biasanya pembacaan pada sisi rendah adalah 25-40 psi sedangkan pada sisi tinggi berkisar 180-250 psi, ukur juga hembusan angin yang keluar melalui ventilasi dan biasanya suhu yang terukur pada saat termostat di setting maksimal adalah sekitar 5 derajat selsius, hal yang perlu dicatat disini adalah lakukan pekerjaan dengan mengutamakan keselamatan kerja dan jangan melakukan pengisian freon dengan berlebihan karena itu tidak perlu dan tidak membuat AC semakin dingin justru akan membuat sistem menjadi rusak.
Kulkas atau lemari es dua pintu atau lebih dari dua pintu biasanya telah menggunakan sistem no-frost atau tidak berbunga es. Berbeda dengan lemari es satu pintu yg tidak menggunakan sistem nofrost atau tidak berbunga es, jadi bila kita ingin mengambil es batu pada bagian frezzernya terasa begitu sulit, karena frezzer telah dipenuhi dengan bunga es yg begitu tebal.
Cara kerja pada kulkas sistem no-frost adalah mencairkan bunga es yg telah menebal pada evaporator yg telah didinginkan oleh compressor selama tujuh jam, setelah tujuh jam bimetal dalam defrost timer berpindah ke posisi defrost yg menghubungkan pada heater/pemanas, defrost thermostat dan fuse selama lebih kurang lima belas menit.
Unit heater berfungsi untuk mencairkan bunga es, defrost thermostat berfungsi sebagai relay yg dapat meneruskan arus listrik pada heater (pada suhu yg terendah bimetal dalam defrost thermostat menutup atau menyambungkan arus listrik pada heater).
Unit fuse berfungsi sebagai pengaman, jika defrost thermostat rusak, bimetal didalamnya tidak dapat membuka dan defrost timer juga rusak tidak dapat memindahkan contact pada compressor, maka heater/pemanas akan bekerja secara terus-menerus, untuk mencegahnya fuse memutuskan aliran listrik yg mengalir pada heater agar heater tidak melelehkan lemari es anda.
Biasanya kerusakan yg terjadi pada sistem no-frost adalah ditandai dengan adanya bunga es pada bagian frezzernya atau dibagian pintu bawah lemari es tidak mengeluarkan udara dingin.
Untuk mengetahui kerusakan pada sistem no-frost adalah:
-check defrost timer, apa dapat berpindah contact dari compressor ke heater?
defrost timer adalah sebuah alat yg berfungsi untuk memindahkan aliran listrik pada compressor dan heater yg didalamnya terdapat gulungan motor untuk memutar roda2 gigi yg saling bersusun agar dalam waktu hitungan tujuh jam contact bimetal berada pada contact compressor, setelah tujuh jam berpindah pada contact heater selama lebih kurang lima belas menit, lalu kembali lagi pada contact compressor, begitulah terus menerus selama lemari es dioperasikan.
-check defrost thermostat, apakah dibawah suhu terendah bimetalnya dapat menutup/dapat mengalirkan arus listrik?
-check fuse, apa ada tahanan/ohm ketika diukur dengan multitester?
fuse dalam suhu rendah atau tinggi tetap ada tahanan/ohm.
-check heater pemanas dengan multi tester.
heater pemanas bentuknya ada yg mengikuti jalur evaporator dan satu lagi berbentuk tabung panjang dengan dua buah kabel di sisi kanan dan kirinya.
Cara penanganan sementara kerusakan sistem defrost adalah cabut steker lemari es selama beberapa jam, agar es yg menutupi evaporator mencair.setelah itu operasikan kembali lemari es anda. Namun cara ini hanya bersifat penanganan pertama, lemari es pintu 2 anda akan kembali dipenuhi bunga es jika anda belum mengganti komponen defrost yg mengalami kerusakan.
Jenis kulkas di bedakan menurut type dan ukurannya. Ada jenis defrost (bersalju/berbunga es),biasanya pada type kukas satu pintu dan jenis no frost (tak bersalju/tidak berbunga Es),biasanya pada kulkas dua pintu atau lebih. Dalam postingan kali ini,Kami akan coba untuk berbagi informasi kepada pembaca semua tentang kerusakan pada kulkas dua pintu sehingga mengakibatkan tidak dinginnya kulkas tersebut. Ada baiknya kita mengetahui komponen dasar yang ada pada kulkas dua pintu dan cara penanggulangannya:
1.Timer
Timer Kulkas ini terletak di berbagai macam tempat, seperti di samping Compressor kulkas dan juga ada yang di dalam pintu bawah kulkas dekat dengan Thermostart Lampu penerangan kulkas. Kerusakan pada kulkas dua pintu bisa dari akibat tidak berfungsinya kerja timer.
Cara men cek bagus dan tidaknya timer, cukup lepaskan ke empat kabel yang terhubung dan jangan lupa beri tandal pada kabel satu persatu, di maksud adalah untuk memudahkan pemasangannya kembali. Pada body Timer kulkas terdapat angka 1-2-3-4, pada kebanyakan Timer kulkas 1 dan 3 adalah untuk arus motor rotary ( berputarnya motor Timer ), silahkan Anda test kaki yang nomor 1 dan 3 dengan menggunakan multytester (gunakan skala x10 ohm atau x100 ohm) dan jika jarum bergerak naik menunjuk suatu angka itu berarti kumparan motor Timer tidak rusak, setelah itu silahkan Anda coba dengan hati-hati hubungkan kedua kaki Timer yang nomor 1 dan 3 ke Arus listrik langsung (220 volt) kemudian lihat di body Timer tersebut sebuah kotakan kecil transparan di maksud adalah untuk melihat putaran roda bergigi, dan jika masih berputar berarti Timer kulkas tersebut masih bisa di pakai tetapi kalau tidak berputar berarti minta ganti yang baru.
2.Thermo-Fuse
Kerusakan pada kulkas dua pintu yang paling sering terjadi biasanya rusak pada Thermo-Fuse. Thermo-Fuse terletak / menempel langsung di Evaporator kulkas. Cek pada pintu atas kebanyakan Evaporator saat ini, cabut kedua ujung kabel Thermo-fuse tersebut kemudian hubungkan pada pada multytester dengan ukuran x1 ohm atau x10 ohm, jika pada jarum multytester bergerak naik menunjuk suatu angka itu berarti komponen Themo-fuse masih normal, tetapi jika sebaliknya jika jarum multytester tidak bergerak naik sama sekali itu sama dengan rusak segera ganti yang baru.
Penting: ketika membukanya Lakukan dengan sangat hati hati,karena spare part ini menempel di dinding evaporator. alih alih anda akan memperbaikinya malah evaporator bisa bocor. saran saya alangkah baiknya hubungi tekhnisi
3. Thermo Defrost
Thermo Defrost terletak pada Evaporator kulkas, Lepaskan kedua ujung kabel tersebut kemudian taruh pada kulkas lain yang masih menyala atau di gunakan dan letakan di suhu minus / preezer kulkas kemudian tinggalkan barang beberapa menit (kurang lebih 5 s/d 10 menit. Jika sudah lalu test kedua ujung kabel tersebut dengan kedua ujung stik multytester dengan ukuran x1 ohm atau x10 ohm, kalau jarum bergerak naik menunjuk suatu angka itu berarti masih normal / berfungsi, tetapi jika jarum tidak bergerak sama sekali berarti Komponen tersebut sudah rusak, ganti dengan yang baru.
4. Fan Motor
Motor Fan biasanya tersimpan dekat dengan letak Evaporator. Lepsakan kabel yang terhubung pada kedua kaki Motor Fan kemudian ambil multytester lalu tempelkan kedua stik multytester tersebut pada dua kaki Motor Fan ( non polaritas ) tersebut, gunakan skala x10 ohm, jika jarum bergerak naik menunjuk suatu angka itu berarti Kumparan (coil ) tidak rusak/terbakar ( motor Fan masih berfungsi atau berputar ). Untuk meyakinkannya lagi Anda coba dengan hati-hati hubungkan kedua kaki Motor fan tersebut dengan Arus listrik 220 volt, Jika tidak berputar itu berarti Motor Fan macet, silahkan Anda ganti dengan yang baru.
5. Cooper Strainer
Cooper Strainer atau Filter kulkas, ini sering kali juga meyebabkan Kulkas tidak dingin karena di dalamnya sudah terlalu kotor (timbulnya penyumbatan) sehingga mengganggu sirkulasi Refrigrant (di kenal dengan sebutan Freon) yang juga melewati pipa kapiler ( Pipa kapiler adalah pipa dengan lubang yg diameternya amat kecil sekali, mulai dari 0.27″ 0.31″ 0.54″ dan 0.70″ ).
Pipa kapiler berfungsi sebagai pengubah freon yg berwujud gas agar menjadi cair, didalam pipa kapiler freon berdesak-desakan lalu masuk kedalam evaporator. Didalam evaporator freon menguap dan mengambil panas, dengan semburan freon yg berbentuk cair,Sehingga pipa-pipa di Evaporator menjadi dingin.
6. Compressor Kulkas
Compressor kulkas adalah jantungnya Kulkas, Compressor berfungsi untuk memompa Refrigrant (Freon). kerusakan pada Compressor kulkas biasanya terjadi akibat
@ Tegangan listrik yang tidak stabil (naik turun) / tegangan terlalu rendah sehingga kinerja Compressor menjadi berat ( saran dari kami pasang STAVOLT / STABILIZER )
@ beban muatan melebihi kapasitas kulkas
@ Kulkas terlalu dekat dengan dinding/tembok rumah, beri jarak antara body kulkas dengan dinding minimal 30 cm untuk sirkulasi udara.
setelah outdoor unit mendapatkan supply listrik dari indoor unit, buka nepel penutup pentil pengisian freon dengan kunci inggris.
lalu pasang selang berwarna biru yg berada pada manifold di pentil pengisian freon, adakah tekanan freon? dengan melihat jarum manifold tekanan rendah yg berwarna biru.
jika tidak ada tekanan freon sama sekali, berarti sistem pendingin/ac split ada kebocoran.
cari sampai ketemu dimana letak kebocorannya dengan kuas kecil yg diberi air sabun, bila tidak diperbaiki/dilas kebocorannya freon akan berkurang kembali walaupun telah diisi sampai ac split menjadi dingin kembali.
bila ruang kebocorannya harus diperbaiki dengan cara mengelas dan pada sistem pendingin/ac split masih terdapat sisa freon, maka yg harus anda lakukan sebelum melakukan perbaikan/pengelasan adalah membuang sisa freon tersebut agar tidak membahayakan diri anda.
apabila telah ditemukan letak kebocorannya dan sudah diperbaiki/dilas, sistim pendingin/ac split harus divakum terlebih dahulu sebelum diisi freon, dengan menggunakan mesin vakum.
vakum yg baik harus mencapai 30″, lalu bagaimana bila anda tidak mempunyai mesin vakum???
tenang saja masih ada cara, yaitu dengan menggunakan compressor/outdoor unit yg akan kita isi freonnya, caranya adalah:
1. pasang selang warna biru pada pentil pengisian freon dan selang warna kuning pada tabung freon(posisi kran ditabung freon dlm keadaan terbuka penuh dan kedua kran pada manifold tertutup penuh).
2. buka penutup kran nepel ukuran 3/8 yg ada pada samping kanan kran nepel outdoor unit.
3. masukan kunci L pada kran nepel 3/8 dan putar kekanan(posisi klep nepel ditutup).
4. operasikan ac split dan tunggu sampai indoor unit mensupply listrik kebagian outdoor unit.
5. setelah outdoor unit beroperasi, lepaskan selang warna biru dari manifold, angin akan keluar dari ujung selang warna biru dan tunggu sampai angin tidak keluar lagi dari ujung selang warna biru.
6. setelah tidak ada angin yg keluar lagi dari ujung selang warna biru, pasang kembali ujung selang warna biru ke manifold lalu putar ke kiri kunci L yg berada pada kran nepel 3/8(posisi kran nepel terbuka penuh).
7. isi freon dengan memutar kran manifold warna biru kearah kiri sambil melihat jarum manifold untuk memastikan berapa freon yg sudah masuk kedalam sistem pendingin/ac split.
pada waktu pengisian freon lakukan secara bertahap jangan sekaligus dalam waktu singkat, agar tidak merusak klep compressor.
buka kran manifold…….. sebentar…….. lalu tutup kembali, lakukan berulang-ulang dan lihat berapa freon yg sudah masuk pada jarum penunjuk yg ada dimanifold, sampai pipa instalasi ac yg berukuran 3/8 yg berada pada outdoor unit basah berembun atau evaporator yg ada pada indoor unit anda pegang, apabila dinginnya sudah merata berarti proses pengisian freon sudah cukup, tidak harus 75 psi.
bila unit ac kelebihan freon akan membuat ac menjadi tidak dingin bukan menjadikan lebih dingin.perhatikan juga amper compressor pada waktu pengisian freon, jangan sampai melebihi batas amper(current) yg dapat anda lihat pada sisi indoor unit.
Prinsip kerja mesin pendingin semuanya sama, yg berbeda hanya alat spare-part dan freonnya saja, pada ac mobil menggunakan compressor yg digerakkan dengan sebuah vanbelt melalui putaran mesin.
compressor ac mobil menggunakan clutch/kopling untuk menggerakan piston didalam compressor, pipa pengeluarannya berbentuk drat luar dengan tulisan S untuk suction/hisap D untuk discharge/tekan.
coba anda perhatikan selang karet bernepel dari compressor drat D (discharge/tekan) pasti menuju pada condenser yg berada didepan radiator mobil anda, dari condenser disambungkan pada strainer yg mempunyai sight glass (kaca untuk melihat aliran freon) lalu dari strainer menuju Expansion valve (pengganti pipa kapiler) baru masuk kedalam evaporator dan kembali kepada compressor drat S (suction/hisap).
evaporator dan condensor pada ac mobil model sekarang terbuat dari almunium, jadi bila terjadi kebocoran anda bisa membeli yg baru atau memilih untuk dilas.
anda bisa mengelasnya di jalan wr buncit raya dekat kantor imigrasi jakarta selatan, ini anda lakukan bila kebocoran pada evaporator/condenser tidak terlalu banyak bocornya, soalnya biaya las dihitung perlubang.
hal-hal yg membuat ac mobil anda menjadi tidak dingin
1. Adanya kebocoran pada selang karet suction atau discharge.
bila anda ingin memperbaiki sendiri anda dapat memotong selang karet tepat ditempat yg terjadi kebocoran dengan pisau cutter.
masukan 2 buah klem baut yg ukurannya lebih dari selang karet ac mobil anda, lalu masukan pipa ac ukuran 5/8 panjang 10 cm kedalam selang karet yg anda potong tadi lalu kencangkan klem baut untuk menekan pipa 5/8 agar tidak terjadi kebocoran.
lakukan vakum dengan mesin vakum kemudian isi freon R134A atau R12, ditoko spare-part ac ada yg menjual freon R134A ukuran 3 ons, belilah 2 botol untuk ac mobil yg tidak doble blower.
tapi bila ac mobil anda doble blower belilah 3 atau 4 botol.
pentil pengisian freon pada compressor ac mobil sekarang berdrat dalam, tidak seperti comppressor ac mobil R12 berdrat luar yg langsung dapat dipasangkan selang manifold.
anda harus membeli alat tambahan agar selang manifold dapat terpasang pada compressor ac mobil R134A.
2. Tekanan yg dikeluarkan oleh comppressor ac mobil anda sudah lemah, mungkin klep tekan dan klep hisap yg berada dalam comppressor ada yg patah.
kalau compressor tekanannya sudah berkurang, saya sarankan anda menggantinya dengan yg baru.
3. Evaporator dan condenser tertutup oleh debu atau kotoran.
anda dapat merasakan desiran angin yg keluar dari blower ac mobil anda, bila udara yg keluar tidak beraturan berarti blower ac mobil anda harus dicuci dengan mesin steam.
4. Extra fan pada condenser tidak dapat berputar
chek apa ada aliran lstrik 12 volt dc pada kabel yg menuju extra fan.
5. Evapporator mengalami kebocoran.
untuk mengeceknya memang agak sulit karena anda harus membuka evaporator tersebut.
6. condenser mengalami kebocoran.
untuk mengeceknya anda siramkan air sabun pada sisi kanan dan kiri condensor tersebut, perhatikan apa ada gelembung udara yg keluar diantara tekukan U nya.
periksa juga sambungan nepel di compressor, strainer, condenser dan di evaporator, ini dilakukan bila freon masih tersisa dalam sistem ac mobil anda.
7. Chek thermostat apakah dapat menghubungkan aliran listrik.
ac mobil menggunakan switch pressure, jadi bila tidak ada tekanan freon dalam sistem ac mobil anda, compressor tak mau hidup walaupun switch ac anda geser keposisi on.
dan untuk mengecek apa freon dalam ac mobil anda berkurang atau tidak, anda dapat melihat pada sight glass yg berada pada strainer/drier.
bila anda melihat aliran freon ada berbusa berarti ada pengurangan freon tapi bila yg anda lihat seperti aliran air dan tidak berbusa berarti ac mobil anda berkondisi baik/tidak ada pengurangan freon.
kerusakan yg sering terjadi adalah lemari es tidak bisa menjalankan sistem nofrost, kebocoran freon dalam sistem, compressor tidak dapat start/macet.
pada lemari es dua pintu atau lebih ada yg menggunakan defrost timer manual(menggunakan defrost timer dengan 4 kaki terminal).
dua kaki terminal no 1 dan 3 dihubungkan dengan power supply, no 2 dan 4 dihubungkan pada heater/pemanas dan compressor.
dan ada yg menggunakan defrost timer elektonik/pcb, biasanya type defrost timer ini berada pada lemari es tiga pintu atau empat pintu.
keberadaan defrost timer pada lemari es berbeda-beda, ada yg terletak dibelakang lemari es dekat dengan fan motor, ada yg terletak pada samping kiri dekat compressor dan ada yg berada pada bagian sisi atas lemari es.
komponen listrik yg berada pada lemari es dua pintu adalah:
1. compressor.
2. relay compressor.
posisinya berada pada terminal compressor.
3. overload compressor.
posisinya berada pada terminal compressor.
4. starting dan runing capasitor.
5. thermostat.
posisinya berada dibagian dalam pintu atas/bagian frezzer.
6. fan motor.
posisinya berada dibagian dalam pintu atas/bagian frezzer.
7. defrost timer.
8. defrost thermostat.
posisinya berada dibagian dalam pintu atas menempel pada evaporator.
9. thermofuse.
posisinya berada dibagian dalam pintu atas menempel pada evaporator.
10. heater/pemanas pada body dibelakang pintu atas.
11. heater/pemanas pada lubang salurang pembuangan air.
12. heater/pemanas pada evaporator.
posisinya berada dibagian dalam pintu atas menempel pada evaporator.
13. switch fan motor yang posisinya berada dibagian dalam atas dibelakang pintu atas.
14. switch lampu yang posisinya berada dibagian dalam bawah dibelakang pintu bawah.
kerusakan pada lemari es dua pintu atau lebih, kerusakannya sama seperti lemari es satu pintu.
kerusakan yg lainya adalah:
lemari es tidak dingin sama sekali
- check apakah steker pada stop kontak sudah terpasang dengan benar?
- check dengan melihat lampu dalam lemari es, apakah menyala? jika tidak menyala periksa swith lampu.
jika switch kondisinya bagus berarti lemari es tidak mendapatkan power suplly listrik.
- check fan motor, buka pintu bagian atas sambil menekan switch fan motor dengan jari anda. apa ada hembusan angin? jika ada fan motor dalam kondisi normal.
jika tidak ada hembusan angin, check apakah defrost timer sedang dalam kondisi defrost? selama proses defrost, compressor dan fan motor tidak akan mendapatkan aliran listrik.
check juga fan motor apakah tidak dapat berputar/macet lumasi dengan olie jika macet.
- check compressor beroperasi atau tidak? jika beroperasi, lihat pada bagian pipa-pipa disekitar compressor apakah ada kebocoran freon.
jika ada rembesan oli disekitar compressor, berarti ada kebocoran freon.
lakukan perbaikan dengan mengelas pipa-pipa yg bocor, setelah tidak ada kebocoran pasang pentil pengisian freon, tambahkan oli compressor, lakukan vakum kemudian isi dengan freon sampai jarum tekanan pada manifold warna biru menunjukan angka 15-20 psi.
- check tekanan yg dihasilkan oleh compressor apa mampu memberikan tekanan sampai 250 psi.
jika compressor tidak beroperasi.
- check relay compressor apakah berfungsi dengan baik?
- check starting capasitor bila compressor menggunakannya.
- check overload compressor.
- check apa kabel yg menuju compressor terputus karena digigit oleh tikus.
- check defrost timer, apa mengalirkan listrik ke bagian compressor.
relay yg banyak dipergunakan pada compressor lemari es pintu 2 adalah relay yg berisi dengan 2 bimetal yg menjepit lingkaran mika yg berbentuk seperti uang logam.
pada relay ini kerusakan yg terjadi adalah bimetal didalam relay aus atau terbakar sehingga tidak dapat menenpel pada mica.
kerusakan lain pada relay adalah mica didalam relay pecah atau retak
check starting capasitor dengan multitester pada posisi skala ohm x 1000 tempelkan probe tester dengan kaki-kaki yg berada pada capasitor jika jarum multitester bergerak kekanan lalu kembali lagi kekiri, berarti capasitor berkondisi baik.
cara mengecek overload compressor adalah dengan multitester pada posisi skala ohm x 1 jika jarum multitester bergerak/ada tahanan berarti overload dalam kondisi baik.
cara mengecek defrost timer adalah putar knop yg berwarna coklat searah jarum jam mendekati waktu defrost atau mendekati waktu start compressor lalu aliri listrik kaki no 1 dan 3 lalu tunggu lebih kurang 15 menit.
apa terdengar bunyi perpindahan bimetal pada defrost timer dari compressor ke heater atau dari heater ke compressor?
jika defrost timer dapat memindahkan aliran listrik yg berada pada bimetal ke compressor atau sebaliknya, berarti defrost timer dalam kondisi baik.
berbeda dengan lemari es satu pintu yang tidak menggunakan sistem No-Frost atau tidak berbunga es, jadi bila kita ingin mengambil es batu pada bagian freezernya terasa begitu sulit, karena freezer telah dipenuhi dengan bunga es yang begitu tebal.
cara kerja sistem No-Frost adalah mencairkan bunga es yang telah menebal pada evaporator yang telah didinginkan oleh Kompresor selama tujuh jam.
setelah tujuh jam Kompresor mendinginkan lemari es, bimetal dalam defrost timer berpindah keposisi Defrost yang menghubungkan pada Heater/pemanas, Defrost thermostat dan Fuse selama lebih kurang lima belas menit.
dibawah ini gambar evaporator lemari es dua pintu yang tidak bisa melakukan proses defrost.
- Heater pemanas berfungsi untuk mencairkan bunga es yang menebal pada evaporator.
- Defrost Thermostat berfungsi sebagai relay yang dapat meneruskan arus listrik pada heater (pada suhu yang terendah, bimetal dalam defrost thermostat akan menutup atau menyambungkan arus listrik pada heater)
- Fuse berfungsi sebagai pengaman, jika Defrost thermostat mengalami kerusakan karena bimetal didalamnya tidak dapat membuka dan defrost timer juga mengalami kerusakan atau tidak dapat memindahkan contact pada Kompresor, maka heater/pemanas akan bekerja secara terus-menerus.
untuk mencegahnya hal tersebut maka Fuse akan memutuskan aliran listrik yang mengalir pada heater agar heater tidak melelehkan lemari es anda.
kerusakan yang terjadi pada sistem No-Frost adalah ditandai dengan adanya bunga es pada bagian freezernya atau dibagian pintu bawah lemari es tidak mengeluarkan udara dingin.
untuk mengetahui kerusakan pada sistem No-Frost adalah:
-check defrost timer, apa dapat berpindah contact dari Kompresor ke heater?
Defrost timer adalah sebuah alat atau Saklar yang berfungsi untuk memindahkan aliran listrik pada Kompresor dan heater.
didalam Defrost Timer terdapat gulungan motor yang berfungsi untuk memutar roda-roda gigi yang saling bersusun agar dalam waktu hitungan tujuh jam contact bimetal berada pada contact compressor.
setelah tujuh jam mengaliri arus listrik ke kompresor lalu berpindah pada contact heater selama lebih kurang lima belas menit, lalu kembali lagi pada contact Kompresor, begitulah terus menerus selama lemari es dioperasikan.
-check defrost thermostat, apakah dibawah suhu terendah bimetalnya dapat menutup/dapat mengalirkan arus listrik?
-check fuse, apa ada tahanan/ohm ketika diukur dengan multitester?
fuse dalam suhu rendah atau tinggi tetap ada tahanan/ohm.
-check heater pemanas dengan multi tester.
heater pemanas bentuknya ada yg mengikuti jalur evaporator dan satu lagi berbentuk tabung panjang dengan dua buah kabel di sisi kanan dan kirinya.
cara penanganan sementara kerusakan sistem defrost adalah cabut steker lemari es anda selama beberapa jam, agar es yang menutupi evaporator segera mencair.
setelah itu operasionalkan kembali lemari es anda.
ingat cara diatas hanya penanganan pertama saja, evaporator lemari es 2 pintu anda akan kembali dipenuhi bunga es jika dibagian sistem Defrost ada komponen yang mengalami kerusakan dan anda belum mengganti atau memperbaiki komponen Defrost yang mengalami kerusakan tersebut.
Kulkas dua pintu merupakan kulkas yang bagian pembeku atau freezer terpisah dengan bagian penyimpanan sayur/buah, sehingga kulkas dua pintu memerlukan bantuan fan untuk mensirkulasikan suhu dingin dari evaporator ke seluruh bagian kulkas. Selain fungsi utama fan untuk mensirkulasikan udara dalam kulkas, fan juga berfungsi mencegah gumpalan es pada evaporator sebab tanpa adanya fan maka suhu dingin akan terkumpul pada evaporator saja. Berikut ini adalah beberapa akibat yang disebabkan kerusakan fan pada kulkas dua pintu:
1. Terjadi penggumpalan bunga es pada freezer hingga terlihat didalam ruang freezer sehingga selain mengganggu juga mempersempit ruang freezer.
2. Mengakibatkan seluruh bagian kulkas kurang dingin karena hawa dingin tidak dapat bersirkulasi dan hanya menghasilkan bunga es yang justru menyumbat lubang udara.
3. Fan yang tidak berfungsi akan mengakibatkan bunga es yang berlebih sehingga menekan heater yang terbuat dari tabung kaca, jika dibiarkan bunga es akan semakin banyak dan mengakibatkan tabung heater pecah karena tertekan oleh bunga es.
Demikianlah beberapa akibat yang ditimbulkan oleh fan yang tidak bekerja dengan baik. Penyebab fan tidak bekerja dapat disebabkan oleh tombol pintu yang ruasak atau motor fan itu sendiri.
Kulkas satu pintu merupakan lemari pendingin yang cara kerjanya lebih sederhana dibanding dengan lemari pendingin yang lainnya. Kulkas satu pintu tidak dilengkapi dengan alat bantu sirkulasi udara seperti fan dan defrost sebagai penghilang frost secara otomatis, sehingga kerusakan yang terjadi pada kulkas satu pintu kebanyakan pada sistem refrigran. Berikut ini merupakan beberapa penyebab kulkas satu pintu tidak dingin yang sering terjadi:
1. Terjadi kebocoran refrigran atau freon pada sistem refrigran yang mengakibatkan proses pendinginan tidak berjalan dengan baik sebab tidak adanya refrigran sebagai media perpindahan panas dari dalam kulkas menuju luar kulkas.
2. Terjadi kerusakan pada kompresor yang mengakibatkan sirkulasi refrigran tidak maksimal, sehingga proses pendinginan akan berkurang bahkan tidak dingin sama sekali tergantung seberapa parah kerusakan kompresor tesebut.
3. Terjadi kebuntuan pada sistem refrigran yang mengakibatkan proses sirkulasi refrigran tidak lancar. Buntu pada sistem refrigran biasanya terjadi pada pipa kapiler sebab diameter lubang pipa kapileh lebih kecil dari ada diameter pipa yang lainnya.
4. Kerusakan pada rangkain kelistrikan yang meliputi seluruh komponen listrik seperti PTC, thermostat, dan overload. Komponen-komponen tersebut memiliki fungsi masing-masing yang sangat penting sehingga jika terjadi kerusakan pada salah satu komponen tersebut akan mengakibatkan kulkas tidak dingin.
5. Pintu kulkas tidak tertutup dengan rapat hal ini biasanya terjadi karena karet pintu pada pintu kulkas sudah tidak rata atau sobek yang mengakibatkan udara dingin yang berada didalam kulkas bertukar dengan udara diluar kulkas sehingga mengakibatkan temperatur rendah didalam kulkas sulit tercapai.
Demikian beberapa faktor penyebab kulkas tidak dingin yang sering terjadi. Untuk kerusakan yang lain dapat menghubungi kami. Semoga bermanfaat.

Kami adalah perusahaan yang bergerak di bidang air conditioning specialist yang menyediakan jasa perbaikan kulkas.
Didukung oleh team yang terlatih dan berpengalaman memungkinkan kami memberikan pelayanan yang tepat waktu dan profesional, serta biaya yang terjangkau.
Kami memahami pentingnya kulkas untuk menjaga minuman tetap dingin di cuaca yang tak bersahabat.
dan bisa menjaga sayuran tatap sehat dan bersih, untuk kehidupan keluarga Anda.
Oleh sebab itu dalam menjalankan tugas, kami sangat berhati-hati serta memahami pentingnya privacy pelanggan kami. Mengutamakan kejujuran, keunggulan dalam kualitas dan kepuasan pelanggan adalah komitmen kami dalam memberikan pelayanan kepada Anda.
Perusahaan kami telah berpengalaman melayani service kulkas berkala, dan terlibat juga dalam beberapa kontrak baik untuk perbaikan atau service kulkas di rumah tinggal dan perkantoran.
Team kami telah terlatih untuk memenuhi standar pelayanan yang maksimal dan kebutuhan pelanggan yang bervariasi.
Kami melayani service kulkas semua merk. dengan penanganan sesuai standar spesifikasi pabrikannya, menjamin pelayanan kami sesuai dengan yang diperlukan dan memberikan rekomendasi mengenai solusi yang paling ekonomis.
Selain service kulkas, kami juga melayani service :
: TV
: LCD
: Computer
: Laptop
: Kulkas
: Mesin cuci
: Pemasangan Audio Mobil
SEKAWAN SERVIS ELECTRONIC:
Alamat : Barat kios lapangan taraman sidoharjo sragen
Trima panggilan via
Tlp : ( 0271 ) 7501150 / 081329189907
Bagian AC dikelompokan menjadi 4 bagian :
yaitu komponen utama,
komponen pendukung,
kelistrikan,
dan bahan pendingin( refrigran)
1. Komponen Utama
A. Kompresor
compresor AC split / rumah
compresor AC mobil
Jika dianalogikan, cara kerja kompresor AC layaknya seperti jantung ditubuh manusia , sebagi pusat sirkulasi darah yang diedarkan keseluruh tubuh. Kompresor AC berfungsi sebagai pusat sirkulasi (memompa dan mengedarkan) bahan pendingin atau refrigran (Freon) keseluruh bagian AC. Fungsi kompresor lainnya adalah membentuk dua daerah tekanan yang berbeda, daerah bertekanan tinggi dan rendah.
Ada tiga jenis kompresor AC yang banyak beredar dipasaran, yaitu kompresor torak (reciprokating compressor), sentri pugal, dan rotary .Ketiga jenis kompresor tersebut memiliki cara kerja yang berbeda , tetapi prinsipnya sama yaitu menciptaka komprehensi (tekanan ) dan kecepatan laju aliran pada refrigran atau Freon sebagai fluida didalam system pendinginan
B. Kondesor
kondesor AC split / rumah
kondesor AC mobil
Kondensor berfungsi sebagai alat penukaran kalor ,menurunkan temperatur refrigran dari bentuk gas menjadi cair.Biasanya pada kondensor AC menggunakan udara sebagai media pendinginnya (air cooling condensor ). Sejumlah kalor yang terdapat pada refrigeran dilepaskan keudara bebas dengan bantuan kipas (fan motor). Agar proses pelepasan kalor bisa lebih cepat, pipa kondensor didesain berliku dan dilengkapi dengan sirip. Untuk itu, pembersihan sirip-sirip pipa kondensor sangat penting agar perpindahan kalor refrigran tidak terganggu. Jika sirip-sirip kondensor dibiarkan dalam kondisi kotor, akan mengakibatkan AC menjadi kurang dinggin.
C. Pipa Kapiler
pipa kapiler AC split / rumah
pipa kapiler AC mobil
Pipa kapiler merupakan komponen utama yang berfungsi menurunkan tekanan refrigeran dan mengatur aliran refrigeran menuju evaporator. Fungsi utama pipa kapiler ini sangat vital karena menghubungkan dua bagian tekanan berbeda, yaitu tekanan tinggi dan tekanan rendah. Refrigeran bertekanan tinggi sebelum melewati pipa kapiler akan diubah atau diturunkan tekanannya. Akibat dari penurunan tekanan refrigeran akan menurunkan tekanan suhu. Pada bagian inilah (pipa kapiler) refrigeran akan mencapai suhu terendah (terdingin). Pipa kapiler terletak diantara saringan (filter) dan evaporator. Ketika mengganti atau memasang pipa kapiler baru, sebisa mungkin tidak bengkok karena bisa menyebabakan penyumbatan. Penggantian komponen pipa kapiler harus disesuikan dengan diameter dan panjang pipa sebelumnya.
D. Evaporator.
Evaporator AC split / rumah
Evaporator AC mobil
Evaporator berfungsi menyerap dan mengahasilkan panas dari udara ke refrigran. Akibatnya, wujud cair refrigeran setelah melewati pipa kapiler akan berubah wujud menjadi gas. Secara sederhana, evaporator bisa dikatakan sebagai alat penukar panas. Udara panas disekitar ruangan ber-AC diserap oleh evaporator dan masuk melewati sirip-sirip pipa sehinga suhu udara yang keluar dari sirip-sirip menjadi lebih rendah dari kondisi semula atau dingin. Sirkulasi udara ruangan ber-AC diatur oleh blower indoor.
Bagian evaporator memerlukan pembersihan secara berkala. Pembersihan sirip-sirip pipa evaporator menjadi sangat penting karena berpengaruh pada laju perpindahan panas udara ruangan. Ketika sirip-sirip pipa evaporator tersumbat oleh kotoran, penyerapan panas pada udara tidak berjalan dengan baik.Akibatnya, embusan udara yang keluar dari AC terasa kurang dingin.
Pada dasarnya, evaporator dan kondensor merupakan alat penukar panas, tetapi mempunyai prinsip kerja yang berlawanan. Dengan demikian, kedua bagian ini merupakan komponen yang sangat penting dan berpengaruh terhadap kerja sistim pendinginan secara keseluruhan
2. Komponen pedukung AC
A. Strainer
Strainer AC split / rumah
Strainer atau saringan berfungsi sebagai menyaring kotoran yang terbawa oleh refrigran didalam sistem AC. Kotoran yang lolos dari saringan karena strainer rusak dapat menyebabkan penyumbatan pipa kapiler. Akibatnya, sirkulasi refrigeran menjadi terganggu. Biasanya, kotoran yang menjadi penyumbatan sistem pendingin, seperti karat dan serpihan logam.
B. Accumulator
AC mobil
Accumulator berfungsi sebagai penampung sementara refrigeran cair bertemperatur rendah dan campuran minyak pelumas evaporator. Selain itu, accumulator juga berfungsi mengatur sirkulasi aliran bahan refrigeran agar bisa keluar masuk melalui saluran yang terdapat di bagian atas accumulator menuju ke saluran isap kompresor. Untuk mencegah agar refrigeran cair tidak mengalir kekompresor, accumulator mengkondisikan wujud refrigeran tetap dalam wujud gas, sebab ketika wujud refrigeran berbentuk gas akan lebih mudah masuk kedalam kompresor dan tidak merusak bagian dalam kompresor.
C. Minyak Pelumas Kompresor
Minyak pelumas atau oli kompresor pada sistim AC berguna untuk melumasi bagian-bagian kompresor agar tidak cepat aus karena gesekan. Selain itu, minyak pelumas berfungsi meredam panas dibagian-bagian kompresor. Sebagian kecil dari oli kompresor bercampur dengan refrigran, kemudian ikut bersikulasi didalam sistem pendingin melewati kondensor dan evaporator. Oleh sebab itu, oli kompresor harus memiliki persyaratan khusus, yaitu bersifat melumasi, tahan terhadap temperatur kopresor yang tinggi, mimiliki titik beku yang rendah karena bercampur dengan refrigeran, dan tidak menimbulkan efek negatif (merusak) pada sifat refrigeran serta komponen AC yang dilewatinya. Secara spesifik, syarat yang harus dipenuhi sebagai berikut :
I. Memiliki struktur kimia yang stabil, tidak bereaksi dengan refrigran , dan tidak memiliki sifat korosi.
II. Tidak merusak tembaga pada suhu 121 c.
III. Tidak mengandung air, ter, lilin, dan kotoran lainnya.
IV. Memiliki titik beku yang rendah sehingga masih dapat bersikulasi melewati suhu yang rendah.
V. Tidak berbusa, sebab busa pada minyak pelumas dapat merusak katup kompresor dan menyumbat pipa kapiler.
VI. Mempunyai koefesien dielektrik yang rendah atau tidak mengantar arus listrik.
VII. Mampu melumasi pada temperatur yang tinggi dan rendah.
D. Kipas(Fan atau Blower)
Pada komponen AC, blower terletak dibagian indoor yang berfungsi menghembuskan udara dingin evaporator. Fan atau kipas terletak pada bagian outdoor yang berfungsi mendinginkan refrigeran pada kondensor. Sebenarnya penyebutan blower (bagian indoor) dan kipas (bagian outdoor) hanya untuk memudahkan karena keduanya memiliki bentuk yang berbeda. Blower berbentuk seperti tabung bersirip, sedangkan kipas terdiri dari bilah daun kipas. Keduanya bagian atau komponen yang berputar pada porosnya secara terus menerus ketika kompresor bekerja (dialiri arus listrik). Komponen blower( indoor) dan kipas (outdoor) digerakkan oleh motor listrik yang berbeda.
3. Komponen Kelistrikan
A. Thermistor
B. Kapasitor
C. Overloud Motor Protektor
D. Motor Listrik
E. Motor Kompresor
4. Bahan Pendingin atau Refrigeran
* Product
* Phone
Product
1. AC Split Wall Mounted 1/2 s/d 1 Pk Rp. 40.000,-
2. AC Split Wall Mounted 1,5 s/d 2 Pk Rp. 55.000,-
3. AC Cassete s/d 5 Pk Rp.150.000,-
4. AC Floor Standing s/d 5 Pk Rp.100.000,-
5. AC Split Duct s/d 5 Pk Rp.125.000,-
6. AC Split Duct s/d 5 Pk Rp.150.000,-
7. AC Split Duct diatas 10 PK Rp. 25.000,-
Tarif Pemasangan Instalasi baru
1. AC Split Wall Mounted 1/2 s/d 1 Pk Rp.125.000,-
2. AC Split Wall Mounted 1,5 s/d 2 Pk Rp.175.000,-
3. AC Cassete s/d 3 Pk Rp.350.000,-
4. AC Cassete 4 s/d 5 Pk Rp.450.000,-
5. AC Floor Standing s/d 3 Pk Rp.300.000,-
6. AC Floor Standing 4 s/d 5 Pk Rp.400.000,-
7. AC Split Duct s/d 5 Pk hubungin Kami
8. AC Split Duct 6 s/d 10 Pk hubungin Kami
9. AC Split Duct diatas 10 PK hubungin Kami
Profil perusahaan kami sekawan servis :
Seiring dengan perkembangan teknologi air conditioning, kami-pun terus berpacu dengan waktu untuk meningkatkan performance kami, demi kepuasan pelanggan yang telah memiliki atau menggunakan perangkat teknologi baru dibidang penyejuk udara atau alat-alat pendingin lainnya.
KAMI SEKAWAN SERVICE YANG BERGERAK DI BIDANG JASA ELEKTRONIK CEPAT DAN TEPAT , BILA ANDA MEMBUTUHKAN JASA PERAWATAN DAN KERUSAKAN PADA ELEKTRONIK ANDA KAMI SIAP MEMBANTU MENGATASI SEGALA KELUHAN ANDA, ANTARA LAIN
*AC SPLIT
*DISPENSER
*TV
*FREEZER
*WATER HEATER
*BONGKAR PASANG AC
*MESIN CUCI
Bisa hubingi kami sekawan servis elektronik :
alamat : Taraman, Sidoharjo, Sragen
: tlp, 7501150 - 081329189907
: mas eko
Kondenser
Didalam sistem kompresi uap (vapor compression) Kondenser adalah suatu komponen (part) yang berfungsi untuk merubah fase refrigerant dari gas bertekanan tinggi menjadi cairan bertekanan tinggi atau dengan kata lain pada Kondenser ini terjadi proses kondensasi . Refrigerant yang telah berubah menjadi cair tersebut kemudian dialirkan ke Evaporator melalui Katup Ekspansi.
Fungsi Kondenser
Agar proses perubahan wujud yang diinginkan ini dapat terjadi, maka kalor/panas yang ada dalam gas refrigerant yang bertekanan tinggi harus dibuang keluar dari sistem. Adapun kalor ini berasal dari 2 sumber, yaitu:
1. Kalor yang diserap refrigerant ketika mengalami proses Evaporasi
2. Kalor yang ditimbulkan di Kompresor selama terjadinya proses kompresi
Gas refrigerant yang bertekanan rendah dikompresikan sehingga menjadi gas refrigerant bertekanan tinggi dimana temperatur kondensasinya lebih tinggi dari temperatur media pendingin Kondenser. Media pendingin yang umum digunakan biasanya air, udara, atau kombinasi keduanya.
Dengan temperatur kondensasi yang lebih tinggi dari media pendingin maka akan mudah terjadi proses perpindahan kalor dari refrigerant ke media pendingin. Seperti kita ketahui secara umum “kalor akan mengalir dari substansi yang bertemperatur lebih tinggi ke substansi yang bertemperatur lebih rendah”.
Proses perpindahan kalor di Kondenser terjadi dalam 3 tahapan, yaitu:
1. Penurunan nilai superheat (desuperheating) sampai mencapai temperatur kondensasi. Pada proses ini terjadi perpindahan kalor sensible .
2. Perubahan wujud dari refrigerant berbentuk gas menjadi cair. Pada proses ini terjadi perpindahan kalor latent .
3. Pelepasan kalor dari refrigerant cair (sub-cooling) ke media pendingin. Pada proses ini terjadi perpindahan kalor sensible.
Kapasitas Kondenser
Kapasitas Kondenser adalah kemampuan Kondenser untuk melepaskan kalor dari refrigerant (sistem) ke media pendingin.
Ada 4 hal yang mempengaruhi kapasitas Kondenser yaitu:
1. Material (bahan pembuat Kondenser)
Setiap material memiliki kemampuan yang berbeda-beda untuk memindahkan kalor. Material yang paling umum digunakan sebagai bahan pembuat Kondenser adalah tembaga, aluminium, dan besi. Tembaga merupakan bahan yang paling populer digunakan karena sifatnya yang sangat baik untuk menghantarkan kalor dan mudah dibentuk menjadi pipa ataupun koil, dan juga sifatnya yang lebih tahan korosi.
Ukuran Kondenser sebenarnya dapat diperkecil dengan cara memilih material yang memiliki kemampuan menghantarkan kalor yang lebih baik dan juga perancangan (design) dari Kondenser itu sendiri. Meskipun demikian Kondenser juga harus mampu untuk menampung volume dan mengkondensasikan seluruh refrigerant yang keluar dari Kompressor. Kondenser yang volumenya terlalu kecil menyebabkan berkurangnya kapasitas Kondenser dan akan menaikkan tekanan kondensasinya.
Catatan: Khusus untuk sistem refrigerasi yang menggunakan Ammonia (R717) sebagai refrigerant maka tembaga tidak boleh dipakai sebagai material sistem karena sifat dari Ammonia yang cenderung merusak/bereaksi dengan tembaga. Apabila tembaga digunakan dalam sistem Ammonia maka bagian dalam dari tembaga biasanya dilapisi perunggu untuk menghindari korosi.
2. Luas Area
Semakin besar luas area yang bersinggungan dengan media pendingin maka semakin besar pula perpindahan kalornya.
Untuk Kondenser berpendingin udara biasanya dilengkapi dengan sirip-sirip sehingga luas areanya menjadi semakin besar, sedangkan untuk Kondenser berpendingin air agar kapasitasnya bertambah besar dilakukan penambahan laju aliran air yang masuk ke Kondenser.
Catatan: Untuk Kondenser berpendingin air, pengaturan laju aliran air harus diperhatikan jangan sampai melebihi batas yang diijinkan karena dengan laju aliran yang berlebihan faktor gesekan (friction) akan semakin besar.
3. Perbedaan Temperatur
Yang dimaksud disini adalah perbedaaan temperatur kondensasi dengan temperatur media pendingin. Temperatur kondensasi harus lebih besar daripada temperatur media pendinginnya.
4. Kebersihan Kondenser
Partikel debu yang melekat pada Kondenser berpendingin udara ataupun jamur/kerak yang melekat pada Kondenser berpendingin air bertindak sebagai insulator yang akan mengurangi kapasitas perpindahan kalor. Hal ini juga akan menghambat laju aliran udara/air pendingin.
Jenis Kondenser Berdasarkan Media Pendinginnya
Berdasarkan media pendinginnya Kondenser terbagi menjadi 3 bagian, yaitu:
1. Kondenser berpendingin udara (Air Cooled Condenser)
2. Kondenser berpendingin air (Water Cooled Condenser)
3. Kondenser berpendingin kombinasi udara dan air (Evaporative Condenser)
Kondenser berpendingin udara (Air Cooled Condenser)
Kondenser jenis ini terbuat dari koil berdiameter luar 6mm~18mm (1/4inch~3/4inch).
Untuk memperluas area perpindahan kalor maka koil tersebut dilengkapi dengan sirip-sirip.
Koil satu lajur (single row coil) adalah yang paling effisien, tetapi untuk menghemat atau memperkecil ukuran biasanya koil dibuat menjadi beberapa lajur (multi row coil).
Kondenser berpendingin udara diklasifikasikan menjadi 2 bagian,yaitu:
1. Kondenser dengan pendingin udara alami (Natural Draught Condenser)
2. Kondenser dengan pendingin udara paksa (Forced Air Cooled Condenser)
Kondenser dengan pendingin udara alami (Natural Draught Condenser)
Perpindahan kalor dari Kondenser ke udara berlangsung secara alami (aliran udara konveksi).
Karena laju perpindahan kalornya yang rendah maka diperlukan Kondenser dengan luas area yang besar.
Kondenser jenis ini hanya digunakan untuk sistem refrigerasi berkapasitas kecil, misalnya kulkas dan freezer untuk aplikasi di rumah tangga (domestic refrigerator and small freezer).
Kondenser dengan pendingin udara paksa (Forced Air Cooled Condenser)
Perpindahan kalor dari Kondenser ke udara berlangsung dengan bantuan kipas udara (fan).
Laju perpindahan kalornya yang lebih besar dibandingkan dengan Kondenser berpendingin udara alami menjadikan Kondenser jenis ini bisa berukuran lebih kecil.
Keuntungan dan kerugian dari Kondenser berpendingin udara
Keuntungan: Tersedianya udara yang cukup sebagai media pendingin tanpa memerlukan biaya tambahan (udara gratis boss!!)
Kerugian : Sistem refrigerasi beroperasi pada tekanan kerja yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan Kondenser berpendingin air, akibatnya Kompressor akan memerlukan daya yang lebih besar sebagai kompensasi dari kenaikan tekanan dan temperatur kerjanya.
Kondenser berpendingin air (Water Cooled Condenser)
Pada sistem refrigerasi berkapasitas sedang dan besar biasanya menggunakan air sebagai media pendingin Kondenser. Hal ini dikarenakan air memiliki kemampuan memindahkan kalor yang lebih baik daripada udara, sehingga dengan menggunakan air sebagai pendinginnya ukuran Kondenser dengan kapasitas yang sama bisa menjadi lebih kecil dibandingkan dengan yang berpendingin udara.
Kondenser berpendingin air berdasarkan cara kerjanya diklasifikasikan menjadi 2 bagian,yaitu:
1. Sistem air buang (Waste Water System)
Air dingin masuk ke Kondenser kemudian keluar dan langsung dibuang.
Cara ini diperbolehkan untuk sistem yang berkapasitas kecil atau apabila terdapat sumber air yang banyak. Hal yang harus diperhatikan adalah ketentuan undang-undang yang berlaku dimana sistem ini bekerja (boleh/tidaknya memakai air dengan kapasitas besar).
2. Sistem air sirkulasi
Dalam sistem ini air yang keluar dari Kondenser didinginkan kembali di Menara Pendingin (Cooling Tower) kemudian disirkulasikan kembali ke Kondenser.
Effisiensi sebuah mesin pendingin sering dinyatakan dengan istilah COP (Coefficient Of Performance)
COP didapatkan dari perbandingan antara Kapasitas Pendinginan (Qo) dgn Konsumsi Arus Kompressor (W)
COP = Qo /W
Semakin besar nilai COP semakin effisien sebuah mesin pendingin.
secara umum rata2 manufactur AC menuliskan 9000btu/hr untuk AC 1pk wall mounted.
itu artinya jika Kompressor dengan daya 1pk akan menghasilkan pendinginan sebesar 9000btu/hr.
1pk = 0.746 kW
1btu/hr = 0.000293071kW
Jadi jika AC memiliki kapasitas pendinginan 9000btu/hr dgn daya input 1pk
maka COP = (9000 x 0.000293071) / 0.746
= 2.638 / 0.746
= 3.54
Inverter System
Inverter system bukan berarti menaikkan nilai COP sehingga pemakaian energi listrik menjadi lebih hemat.
Fixed speed drive adalah metoda yg digunakan pada ac konvensional. Kompressor bekerja sesuai dengan tegangan dan frekuensi jala2.
Inverter adalah salah satu teknologi utk menghemat pemakaian arus listrik.
Inverter memvariasikan tegangan dan frekuensi sesuai dgn kebutuhan.
Ketika sistem pendingin mulai start up…..pada AC konvensional terjadi hentakan arus yg sangat besar 4-6kali FLA-nya karena Compressor langsung mendapat tegangan dan frekuensi penuh (klo di Indonesia misalnya 220VAC/50Hz utk single phase). Klo sistem yg menggunakan teknologi inverter, utk start up bisa dimulai dari 1/15 FLA sampai kemudian mencapai titik FLA secara bertahap yaitu dgn mengatur tegangan dan frekuensinya.
Begitu jg ketika temperatur di ruangan yg dikondisikan mulai turun. AC konvensional tetap mendapat supply tegangan dan frekuensi yg sama seperti pada saat start up (kecepatan putaran kompressor tetap / tdk dipengaruhi beban), lain dgn inverter system….dengan menerima input dari sensor ruangan akan memvariasikan kapasitas kompressor menyesuaikan dgn beban pendinginan (kecepatan putar kompressor menyesuaikan beban)
Jadi total penggunaan energi listrik jauh lebih hemat dgn inverter system dibanding dgn model konvensional.
Nilai COP sendiri ditentukan dalam satu kondisi, misalnya pengukuran saat di indoor temperatur 27 deg.CWB / 19deg.CDB dan outdoor 35deg CDB / 24deg.CWB
VRV (Variable Refrigerant Volume) adalah hak patennya Daikin, model yg sama juga ada di manufacture yg lain dgn nama yg berbeda, misalnya VRF (Variable Refrigerant Flow System) punya Fujitsu.
Kesalahan pada saat pemasangan baik itu piping design ataupun proses penanganan evacuation atau proses vakum atau pun penggunaan refrigerant yg tdk murni menjadi penyebab dasar kerusakan2 pada sistem.
Salah satu contoh: Proses vakum yg benar adalah dengan menggunakan alat vakum yg standard (mampu mencapai 29.9 inHg Vac.) sehingga mampu mengevakuasi udara dan foreign gas yg berada dalam pipa2 pada saat proses instalasi. Keberadaan udara dalam sistem selain menghambat proses refrigerasi juga bisa menyebabkan korosi (kandungan air yg terdapat di udara akan bereaksi dgn logam2 yg ada didalam komponen sistem refrigerasi, misalnya komponen mekanik pada kompressor. Yg pada akhirnya bisa membuat kompresor macet/electric motor dalam kompresor menjadi short body.
Kesalahan instalasi juga bisa berakibat fatal, pada sistem VRV/VRF pemasangan refnet joint dan ukuran pipa sangat menentukan agar sistem bisa bekerja normal. Pemasangan oil trap juga harus diperhatikan sehingga oli bisa bersirkulasi kembali kedalam kompresor (oli tdk terperangkap di jalur/komponen2 di indoor unit). Penggunaan oil separator pada sistem tdk berarti 100% oli tdk ikut bersirkulasi di dalam sistem.
Pemakaian refrigerant yg tdk murni juga sangat mempengaruhi kinerja mesin pendingin. Refrigerant yg beredar dipasaran walaupun type-nya sama bukan berarti 100% sesuai dgn karakteristik kimiawinya.
Saya memakai Refrigerant Identifier untuk melakukan pengecekan kemurnian refrigerant dan hasilnya ternyata utk refrigerant R-134a yg kisaran harganya 400-500rb/13.6kg ternyata kandungan R-134a-nya cuma 26% sisanya R-22 + uap air.
Dgn menggunakan refrigerant oplosan tersebut sudah jelas akan merusak kinerja mesin pendingin.
Untuk kerusakan electric biasanya disebabkan fluktuasi tegangan listrik yg menyebabkan kinerja mesin tdk stabil.
Kerusakan2 sensor (thermistor, pressure switch, EEV solenoid dll) biasanya terjadi setelah sistem bekerja dalam wkt yg lama.
Aat-alat yang di butuhkan:
1. Blender LAS *untuk pengelasan* bisa menggunakan gas hicook (las kecil)
2. Lacostick *alat yang di gunakan untuk menambal evaporator*
3. Freon R134a *umumnya freon yang di pakai pada kulkas*
4. DLL *peralatan yang biasa di gunakan untuk service AC*
Cara menambal pipa evaporator bocor :
1. Lepaskan sambungan pipa-pipa evaporator dengan menggunakan las hicook yang terhubung ke kondensor kulkas
2. Bersihkan bagian evaporator yang bocor (amplas pada evaporatornya agar lacostick dapat melekat erat).
3. Bersihkan evaporator dari oli yang sudah terlanjur masuk kedalamnya akibat kebocoran. cara membersihkan oli (flushing)pada sistemnya bisa baca disini
4. Setelah bagian yang bocor sudah bersih semuanya *luar dalem* Panaskan area lubang yang bocor yang sudah di amplas dengan blender las hicook.
5. Lalu jika area tsb sudah panas (memerah) tempelkan Lacostick tersebut dengan cara mengoleskan pada keliling area yang bocor tadi.
6. Tunggu sekitar 15~20 menit hingga Lacostik tsb mengeras.
7. Sambil menunggu lem nya merekat erat, persiapkan peralatan untuk menyambung pipa pipa kulkas dan pemasangan pentil pada kompresor
8. Check kembali dengan air sabun pada bagian yang bocor apakah masih ada kebocoran..??
9. Nah jika semuanya sudah beres semua tinggal dilanjutkan dengan mengisi freon kulkas sebelum mengisi freon kulkas terlebih dahulu lakukan pemakumam pada kulkas.
10. Hidupkan kulkas dan perhatikan pada evaporatornya: a. Raba-raba bagian evaporator jika terasa lengket2 pada evap nya berarti kulkas sudah oke, dan pada bagian luar sisi kulkas akan terasa hangat-hangat kuku.
Cara tersebut lebih menghemat biaya ketimbang harus membeli evaporator kulkas yang baru, kekuatan penambalan eavaporator ini tergantung pada saat pengerjaannya jika di lakukan dengan baik kulkas dapat bertahan lama seperti sediakala, namun bila kurang sempurna pengerjaannya maka hasilnya pun kulkas tidak bertahan lama akan bocor kembali.
Alat alat yang di perlukan
untuk mengisifreon kulkas
1. Siapkan freon kulkas R-134a
2. Manifold gauge
3. Mesin Vakum
4. Methyl (cairan pembersih kulkas)
5. Mesin Las/ hicook tabung
6. Tang Amper
Perlekapan untuk mengisi freon kulkas sudah siap tinggal prakteknya...
1. Pasang selang manifold warna kuning pada mesin vakum dan selang manifold warna biru pada pentil kompresor kulkas. " kompresor yang akan di isi freon harus di vakum dahulu untuk mendapatkan hasil yang maksimal pada proses pendingin nya karena bila tidak di vakum terlebih dahulu kulkas tidak bisa dingin dan kompresor akan cepat panas, lakukan pemakuman kompresor kulkas sama halnya dengan cara memvakum kompresor AC "
2. Setelah prose pemvakuman pada kompresor selesai +30 menit dan penunjuk pada meter menunjuk di bawah 0 psi / -30psi kompresor sudah siap di isi freon kulkas, pasang selang manifold warna biru pada pentil kompresor *pipa pengisiian freon* dan selang warna kuning pada tabung freon kulkas.
3. Harap di perhatikan pada saat mengisi freon kulkas jangan terlalu membuka full kran manifold bukalah pelan-pelan dan sedikit demi sedikit *buka tutup kran* jangan melebihi batas 10 psi
4. Pada saat pengisiian berjalan sambil di check pada body kulkas rasakan kehangatannya pada sisi kulkas, bila sisi kulkas terlalu panas jangan di teruskan pengisiannya "STOP ", periksa kembali jalur pipa kapiler dan strainer. Bila sisi kulkas teransa hangat hangat kuku LANJUTKAN isi freonya, kulkas hangat pada sisi l;uar menandakan sirkulasi freon pada kulkas normal.
5. Pasang tang amper meter pada kabel kompresor untuk melihat ampere nya sesuaikan amper meter seperti yang tertera di balik kulkas (name plat) ampere kulkas biasanya 0,5 hingga 0,9 ampere tergantung besar kecilnya kulkas. bila ampere kompresor sudah melewati batas standart berarti kompresor sudah lemah.
6. Bila freon kulkas sudah mencapai tekanan 10psi *dengan alat ukur freon* tutup kran pada tabung freon kulkas dan kran manifold gauge. Untuk memastikan apakah pengisisan freon ini berhasil matikan kulkas dulu dan perhatikan jarum pada manifold gauge.
7. Jarum manifold gauge pada saat kulkas di matikan angka menunjuk pada angka 50 psi hingga 100 psi., berarti sirkulasi freon berjalan dengan baik namun bila jarum pada manifold tidak berubah (tetap pada angka 10 psi) berarti sirkulasi freon tidak normal, buang freon nya dan lakukan kembali dari awal.
8. Setelah kulkas di matikan dan tekanan freon di lihat normal pada manifold gauge nyalakan kembali kulkas tapi ingat setelah 5 s/d 10 menit baru kulkas tersebut boleh di hidupkan. *aturan baku dari pabrikan kompresor kulkas* Sebelum kulkas di isi freon lakukan flushing terlebih dahulu setelah itu di vakum dan baru di lanjut isi freonya, Saat pengisian freon kulkas di butuhkan kesabaran dan rilex sambil nyeruput kopi dan menikmati hidangan yang di sajikan pemilik kulkas
diperlukan sebelum diagnosis yang benar dari setiap masalah Service dapat
dibuat. Jadi, hanya dengan sebuah studi yang mendalam tentang fundamental dapat
Anda menguasai bidang pendinginan.
Sebuah siklus, menurut definisi, adalah interval atau periode ditempati oleh satu
bulat atau jalannya peristiwa dalam urutan yang sama atau seri. Kata Siklus,
sebagaimana yang diterapkan di sini, berarti serangkaian operasi di mana panas pertama
diserap oleh bahan pendingin, perubahan dari cair ke gas, dan
kemudian gas dikompresi dan dipaksa masuk ke kondensor, dimana
panas diserap oleh udara yang beredar, sehingga membawa refrigeran
kembali ke bentuk awal (atau cair). Dengan mengacu pada Gambar diatas,
siklus operasi terdiri dari langkah-langkah berikut:
1. Kompressor memompa bahan pendingin melalui seluruh sistem.
Ia menarik gas refrigerant dingin melalui jalur isap(suction line)
dari evaporator freezer. Pada saat yang sama, mengompres
gas dan mepompa ke discharge line (jalur tekanan tinggi).Gas yang terkompresi suhunya meningkat tajam dan memasuki kondensor.
2. Kondensor ini melakukan fungsi yang mirip dengan radiator di
sebuah mobil dalam kondensor adalah koil pendingin untuk
gas refrigeran panas. Dalam kondensor, panas tersebut dikeluarkan
ke ruang udara di luar kabinet. Selama proses ini,
gas refrigerant melepas panas dalam
kabinet dan merubah ke bentuk cair.
3. Lalu cairan pendingin panas meninggalkan kondensor dan memasukki
tabung (pipa)kapiler, Dan filter dryer atau saringan menghapus segala uap air atau kotoran.
4. Tabung kapiler diukur dengan seksama panjang dan diameter dalam untuk mengukur arus refrigerant cair dengan jumlah yang tepat untuk alirkan sesuai
yang dibutuhkan untuk setiap unit. Sebuah panjang yang telah ditetapkan
tabung kapiler biasanya disolder di sepanjang bagian luar
suction line, membentuk penukar panas, yang membantu untuk mendinginkan
'refrigerant cair panas dalam tabung kapiler. Pipa Kapiler
kemudian dihubungkan ke pipa yang lebih besar yaitu evaporator.
5. Refrigeran keluar dari tabung kapiler dan memasuki tabung yang lebih besar
atau evaporator. Peningkatan mendadak
dalam bentuk diameter pipa membentuk daerah tekanan rendah dan suhu
refrigerant turun secara drastis karena perubahan dari cair ke campuran
cair dan gas. Dalam proses melewati
evaporator, refrigerant menyerap panas dari area sekelilingnya.
Refrigerant kemudian secara bertahap berubah dari cair ke- campuran cair dan gas ke -gas.
6. Gas refrigerant bertekanan rendah meninggalkan koil evaporator
sekarang memasuki akumulator, yang dirancang berbentuk silinder besar
untuk menjebak cairan refrigeran yang tidak atau belum berubah menjadi gas
di evaporator. Karena tidak mungkin untuk kompres cairan, akumulator mencegah refrigerant dalam bentuk cairan kembali ke kompresor.
7. Lalu gas refrigerant meninggalkan akumulator, kembali ke
kompresor melalui garis isap, yang merupakan bagian dari panas
exchanger, sehingga menyelesaikan siklus.
atas kecerobohannya dapat mengakibatkan evaporator terkena tusukan benda tumpul tersebut, sehingga evaporator menjadi bocor dan anda sudah pasti mengeluarkan kocek untuk memanggil teknisi kulkas agar kulkas/freezer menjadi normal kembali.
mengapa pada lemari es satu pintu bila lama beroperasi begitu banyak mengeluarkan bunga es?
jawabannya adalah, lemari es satu pintu dibagian evaporatornya tidak dilengkapi dengan heater seperti yang terdapat pada lemari es dua pintu.
pada lemari es dua pintu yang menggunakan fan motor pada bagian pintu atasnya, es batu dalam plastik yang sudah beku dapat dengan mudah kita ambil.
Bila sudah bocor, dapatkah evaporator diperbaiki kembali???
jawabannya...bisa, dengan menggunakan lem besi yaitu lem dalam tube kecil yang satu berwarna hitam dan yang satunya berwarna putih dan dapat anda beli pada toko bangunan.
campurkan dengan takaran yang sama antara putih dan hitam, dalam waktu lima menit lem akan menjadi keras seperti batu.
untuk hasil yang maksimal, usahakan sebelum menempelkan lem besi pada evaporator lemari es satu pintu yang tertusuk benda tajam, evaporatornya diamplas dan besihkan dengan lap kering terlebih dahulu.
dan anda pastikan dalam evaporator sudah tidak ada lagi tekanan sisa freon.
setelah diamplas sampai catnya hilang, barulah anda aduk lem tersebut.
setelah campurannya rata, tempelkan atau letakan pada lubang evaporator yg mengalami kebocoran tersebut dan biarkan sampai beberapa jam.
bila masih ada tekanan freon pada tempat yang bocor, biarkan sisa freonnya habis terlebih dahulu, setelah habis sisa freonnya barulah melakukan penambalan dengan lem besi tersebut.
cara diatas hanya untuk menekan biaya pembelian evaporator, sehingga pengeluaran biaya perbaikan lemari es anda tidaklah begitu besar, cukup mengeluarkan biaya pengisian freonnya saja.






































